Share

Oknum Guru Hina Pelajar Miskin dan Bodoh, Fahira Idris: Harus Ada Sanksi Tegas!

Tim Okezone, Okezone · Senin 17 Januari 2022 00:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 337 2533121 oknum-guru-hina-pelajar-miskin-dan-bodoh-fahira-idris-harus-ada-sanksi-tegas-E0I9DwWqee.jpg Anggota DPD RI Fahira Idris (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Anggota DPD RI, Fahira Idris meminta oknum guru yang menghina siswanya karena miskin diberikan sanksi tegas.

Dia mengatakan bahwa oknum guru tersebut tidak memahami filosofi pendidikan dan gagal menjadi teladan bagi para siswanya.

"Pembentukan karakter adalah salah satu tujuan utama pendidikan. Karakter siswa itu, salah satunya dibentuk dari teladan yg dipraktikkan para guru. Oknum guru yg menghina siswanya, tidak paham filosofi pendidikan. Harus ada sanksi tegas terhadap oknum guru seperti ini," tulis Fahira dalam akun Twitternya, Senin (17/1/2022).

Sebelumnya, seorang siswa kelas IX di SMP Negeri 28 Medan menjadi sasaran hinaan karena miskin dan tak mampu membayar biaya sekolah. Dia dikatai miskin dan bodoh.

Pelaku penghinaan itu adalah RS dan Ma. Ironisnya kedua orang itu merupakan guru di sekolah korban yang harusnya menjadi pendidik dan pengayom para siswanya.

Baca juga: Berdalih Minta Dipijat, Oknum Guru Ini Malah Lecehkan Muridnya

Kabar penghinaan itu terkuak setelah kabar itu sampai ke telinga Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga. Ihwan pun mendatangi langsung sekolah tersebut pada Kamis, 13 Agustus 2022 lalu.

Ihwan mempertemukan siswa yang menjadi korban dan kedua guru yang dilaporkan melakukan penghinaan, untuk mengkrofrontir langsung laporan tersebut. Apalagi laporan penghinaan itu telah dua kali sampai telinga Ihwan.

Baca juga: Lecehkan Anak di Bawah Umur, Oknum Guru Olahraga Ditangkap

"Dia ini anak asuhan saya karena putus sekolah. Memang benar ini anak susah, tapi jangan dihina. Anak ini berprestasi. Saya yang tanggung biaya sekolah siswa itu hingga kuliah sepanjang berprestasi," kata Ihwan.

Kabar penghinaan terhadap siswa miskin berprestasi itu sampai ke telinga Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution. Bobby pun bereaksi keras dan menyebut seorang guru tidak selayak menghina siswa dengan perkataan seperti itu. Dia berharap guru harusnya menjadi pendidik layaknya seorang ibu.

"Guru bukan hanya mendidik pada bidang ilmu pengetahuan, tapi attitude juga di ajarkan. Karena orang tua menitipkan anaknya bukan hanya untuk pintar," ujarnya.

Bobby mengatakan akan memberikan peringatan kepada kedua oknum guru tersebut. Dia berharap perbuatan serupa tidak akan terulang lagi ke depannya.

"Kami panggil gurunya, karena itu ASN. Kita berikan teguran kepada gurunya," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, menyebut kedua oknum guru itu telah dipanggil dan diperiksa pada Jumat, 14 Januari 2022 kemarin. Keduanya juga sudah diberikan peringatan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

"Terkait sanksi, nanti biar kepala sekolahnya yang memberikan," pungkasnya.

Baca juga: Bermesraan di Taman dengan Kekasih Gelap, Oknum Guru Diamankan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini