Share

4 Kasus PSK Dianiaya Pelanggannya, Ada yang Sampai Diborgol

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Senin 17 Januari 2022 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 337 2533118 4-kasus-psk-dianiaya-pelanggannya-ada-yang-sampai-diborgol-azvhbup9IL.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

PEKERJA seks komersial (PSK) sering menjadi korban penganiyaan. Setelah berkencan dengan pria hidung belang, tak jarang PSK dianiaya oleh pelanggannya itu. Tak hanya dianiaya, para PSK ini juga diambil barang berharganya. Berikut kasus PSK yang dianiaya oleh pelanggannya.

1. Januari 2022

Seorang PSK berinisial YS yang biasa mangkal di Kuta Bali harus menerima nasib apes. Tak hanya dianiaya, motor milik YS juga dibawa kabur oleh pelangganannya. Polisi berhasil meringkus pelaku, yaitu JON. Awalnya JON mendekati YS yang saat itu sedang duduk di atas sepeda motor di Jalan Legian. Kemudian dia mengajak YS untuk berkencan.

Mereka sepakat dengan tarif kencan Rp400.000. Keduanya pun mencari hotel. JON meminta korban memboncengnya dengan alasan dirinya tidak dapat membawa motor. Ketika di jalan, dia meminta untuk mampir di ATM. Setelah tiba di parkiran ATM, JON memelintir tangan YS hingga jatuh. Lalu JON merampas motor korban dan melarikan diri.

2. Juni 2021

GPGP, seorang pelanggan PSK, naik pitam. Hal ini lantaran SW, PSK yang disewa GPGP, tidak memberikan pelayanan yang memuaskan. Pelaku menganiaya korban dengan cara memborgol dan menyeretnya ke kamar mandi.

Baca Juga : Ajak PSK Kencan, Pria Ini Malah Aniaya dan Bawa Kabur Motor

SW membuka open BO kepada pelaku dengan tarif Rp400.000. Setelah sepakat, pelaku datang ke rumah kost korban di Jalan Pura Demak, Denpasar.

Usai berhubungan intim dan mandi, pelaku yang keluar dari kamar mandi tiba-tiba membekap SW dengan bantal lalu menutup mulut korban dengan lakban.

Pelaku lalu memborgol tangan korban dan menyeretnya ke kamar mandi. Korban berupaya berontak melakukan perlawanan hingga membuat akuarium jatuh ke lantai dan pecah. Korban tidak berdaya, namun pelaku kabur. Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku.

3. Mei 2021

Pria berinisal HE berhasil diamankan pihak kepolisian. HE diduga melakukan penganiayaan terhadap PSK di sebuah hotel di kawasan Batam. Awalnya pelaku memesan jasa seorang PSK. Setelah berhubungan, HE tidak mau membayar.

Diduga, pelaku tidak puas dengan pelayanan korban. Korban pun menagih pembayaran kepada pelaku. Namun HE menyayat korban. Leher bagian kanan dan pipi bagian kiri korban terkena sayatan, sehingga ia bersimbah darah. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan.

4. April 2021

Seorang PSK dianiaya oleh pelanggannya di sebuah apartemen di kawasan Tangerang Selatan. Keributan ini terjadi karena pembayaran tarif yang tidak sesuai dari kesepakatan. Pelaku yang berinisial DC memesan layanan seks melalui sebuah aplikasi. Kemudian disepakati bahwa tarif kencan adalah Rp300.000.

Namun setelah berhubungan, pelaku hanya membayar Rp150.000. Korban pun marah, hingga terjadi keributan. Pelaku yang berprofesi sebagai satpam ini kemudian menusukkan pisau hingga 14 kali di bagian perut dan dada korban. Tak hanya menganiaya, pelaku juga merampas handphone milik korban. Beberapa jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap oleh pihak polisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini