Share

Umrah Akan Sangat Dibatasi karena Lonjakan Kasus Omicron

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 16 Januari 2022 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 337 2533062 umrah-akan-sangat-dibatasi-karena-lonjakan-kasus-omicron-V0n7fdmaF6.jpg foto: saudigazette

JAKARTA - Jamaah umrah akan sangat-sangat dibatasi terlebih dahulu di tengah lonjakan kasus Omicron. Hal ini sesuai dari hasil rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Minggu (16/1/2022).

(Baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Bulan Februari, Luhut: WFO Tidak Perlu 100 Persen)

Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres) Masduki Baidlowi, mengatakan dalam ratas itu Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyinggung soal pemberangkatan Umrah. Namun, belum ada keputusan pasti akan dibuka untuk pemberangkatan Umrah atau tidak. Meskipun kecenderungannya dapat disimpulkan bahwa Umrah dibatasi.

“Wapres tadi memang menyinggung soal Umrah ya. Tetapi belum ada sebuah keputusan pasti mengenai dibuka atau tidak. Tapi kecenderungannya, tadi disimpulkan ke luar negeri itu termasuk Umrah akan sangat-sangat dibatasi terlebih dahulu,” tegas Masduki saat melakukan dialog secara virtual dengan media, Minggu (16/1/2022).

(Baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Bulan Februari, Luhut: WFO Tidak Perlu 100 Persen)

Apalagi, kata Masduki Omicron melonjak sehingga disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri karena sangat berbahaya. “Disarankan untuk tidak pergi ke luar negeri untuk saat ini, karena sangat berbahaya.”

Selain itu, Masduki mengatakan bahwa puncak Omicron diperkirakan pada akhir Februari dan awal Maret. “Saat ini kita harus mengantisipasi puncak dari Omicron ini di akhir Februari dan pertengahan, awal Maret.”

Sehingga, harus berhati-hati untuk menghadapi lonjakan kasus akibat Omicron ini agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus seperti di bulan Juni, Juli akibat varian Delta. “Dan kita berhati-hati menghadapi untuk itu supaya tidak terjadi lagi kasus-kasus di bulan Juni, Juli untuk Alpha dan Delta,”pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini