Share

Gawat! Menkes Sebut Kasus Omicron Naik Sangat Tinggi dan Cepat Beberapa Minggu ke Depan

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 16 Januari 2022 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 337 2533047 gawat-menkes-sebut-kasus-omicron-naik-sangat-tinggi-dan-cepat-beberapa-minggu-ke-depan-iRuFcpLYiX.jpg ilustrasi: news medical

JAKARTA - Masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi kenaikan kasus Omicron yang akan naik sangat tinggi dan cepat khususnya di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi dalam beberapa minggu ke depan.

(Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 855 Sehari, DKI Jakarta Nomor Wahid)

Omciron yang akan naik sangat tinggi dan sangat cepat di DKI Jabodetabek nya dalam beberapa Minggu depan ini,” tegas Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin saat Konferensi Pers secara virtual, Minggu (16/1/2022).

Dikatakan Budi, saat ini 90 persen transmisi lokal varian Omicron terjadi di Jakarta. Mengingat Jabodetabek merupakan wilayah aglomerasi yang mobilitas masyarakatnya cukup tinggi. “Kami juga sampaikan bahwa sebagian besar lebih dari 90% memang transmisi lokal itu terjadi di DKI Jakarta,” kata Menkes.

(Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Luhut: Belum Ada Kasus Kematian Varian Omicron)

Oleh karena itu, dia meminta harus dipersiapkan khusus di DKI Jakarta sebagai medan pertama menghadapi Omicron ini.

“Jadi kita memang harus mempersiapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi Omicron dan kita harus memastikan di kita bisa menangani perang menghadapi Omicron di DKI Jakarta,” tegasnya.

Namun Menkes meminta, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masyarakat tidak perlu panik dengan varian Omicron ini, tetapi tetap hati-hati dan waspada.

“Beberapa hal yang tadi menjadi arahan bapak Presiden, ada yang harus dipastikan walaupun kita tidak usah panik tapi harus hati-hati dan waspada. Prokes di Jakarta harus tingkatkan. Penggunaan PeduliLindungi juga harus diperketat, testing, tracing, dan isolasi terpusatnya harus kembali ditingkatkan,” kata Menkes.

Menkes juga menganjurkan untuk tidak berkerumun yang tidak penting, serta tidak melakukan mobilitasnya yang terlampau banyak.

“Jalankan saja yang normalnya sekarang sudah dijalankan. Tapi hindari kerumunan kalau disarankan tidak usah ke luar negeri kalau tidak perlu perjalanan luar kota pun kita kurangi, kalau bisa lakukan dengan Zoom karena itu nanti akan mengurangi laju penularan dari Omicron,”pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini