Share

BMKG: Tsunami Akibat Erupsi Gunung Berapi di Tonga Tak Timbulkan Bahaya di Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 16 Januari 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 337 2532959 bmkg-tsunami-akibat-erupsi-gunung-berapi-di-tonga-tak-timbulkan-bahaya-di-indonesia-H44qDtsYHu.jpg Gumpalan asap putih membumbung di atas Tonga setelah gunung berapi bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha'apai meletus pada 15 Januari 2022. (CIRA/NOAA via Reuters)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan wilayah Indonesia tidak terdampak tsunami akibat erupsi gunung api bawah laut di wilayah Tonga, Kepulauan Pasifik.

Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi erupsi gunung api bawah laut di wilayah Tonga pada tanggal 15 Januari 2022 pukul 11:27 WIB dengan koordinat 20,5° LS ; 175,4° BB.

BACA JUGA: Gunung Berapi Tonga Erupsi, Pulau Nuku dan Tsu Sempat Hilang Disapu Tsunami

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) memberikan informasi bahwa erupsi gunung api tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Tonga, Papua New Guinea dan Australia.

“Berdasarkan hasil observasi muka laut yang dilakukan oleh PTWC, letusan gunung api tersebut menimbulkan tsunami di daerah Twofold Bay, Australia pada tanggal 15 Januari 2022 pukul 19.05 WIB dengan ketinggian 67 cm dan di daerah Lombrum Manus Island, Papua New Guinea pada tanggal 15 Januari 2022 pukul 20.00 WIB dengan ketinggian 20 cm,” kata Bambang dalam keterangan yang diterima, Minggu (16/1/2022).

Sementara itu, Bambang mengungkapkan dari hasil observasi di Indonesia berdasarkan hasil observasi muka laut yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), letusan gunung api tersebut tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

BACA JUGA: Dihantam Tsunami Setelah Gunung Berapi Erupsi, Warga Tonga Lari Selamatkan Diri

“Ancaman tsunami tersebut tidak menimbulkan bahaya di wilayah Indonesia,” tegas Bambang.

Oleh karena itu, Bambang menegaskan masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini