Share

Dukung Mahfud MD Bongkar Kasus Satelit, Netizen: Bongkar Habis Pak!

Tim Okezone, Okezone · Minggu 16 Januari 2022 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 337 2532862 dukung-mahfud-md-bongkar-kasus-satelit-netizen-bongkar-habis-pak-DhL8IJQ3Rj.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Warganet mendukung penuh langkah Menko Polhukan Mahfud MD untuk membongkar kasus denda hampir Rp1 triliun terkait pelanggaran hukum di balik kontrak pembayaran sewa satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur di Kemhan periode 2015-2016. Hal itu disampaikan netizen melalui komentar yang disampaikan dalam unggahan Mahfud MD di akun Instagram.

"Nah loh, lanjutkan dan bongkar habis, pak," tulis komentar pemilik akun @herliyan_dewab**, Minggu (16/1/2022).

Dukungan juga disampaikan pemilik akun @march_de*** yang menduga negosiasi proyek tersebut tidak berlangsung secara singkat.

"Negosiasi untuk proyek ini tidaklah cepat. Mungkin 2 tahun sebelumnya dimulai. Menarik untuk diikuti. Lanjutkan story-nya pak," tulisnya.

Baca Juga :Kasus Denda Satelit Kemhan, Mahfud MD: Tahun 2018, Saya Belum Jadi Menkopolhukam

Sementara, pemilik akun @nusa_per** menulis komentar kasus denda satelit ini sebagai hal yang sangat miris ketika negeri ini terus-menerus digerogoti kasus korupsi di antaranya Jiwasraya dan Asabri.

"Duuuh... Gilak ini Pak, miris sekali. Asabri dan Jiwasraya sudah terbongkar, BLBI terus diburu, ini ada lagi. Dan yang amazing, kebongkarnya terjadi saat Presiden Jokowi memimpin dan Pak Mahfud jadi menteri. Sehat terus pak," tulisnya.

"Seret semua yang terlibat," tambah akun @sy*kr*n.m*h*mm*d.

Sebelumnya diberitakan, dalam postingan tersebut Mahfud MD menjawab tudingan publik terkait kasus satelit slot Orbit 123 yang merugikan negara hampir Rp1 Triliun. Mahfud menegaskan bahwa dirinya tidak tahu-menahu kasus tersebut saat sebelum menjabat sebagai Menkopolhukam.

Dia baru mengetahuinya saat menjabat sebagai menko bahwa saat awal pandemi, Indonesia dipanggil untuk menghadiri sidang arbitrase di Singapura.

"Tahun 2018 saya belum jadi Menko. Jadi saya tak ikut dan tak tahu persis masalahnya," ujarnya melalui unggahan di akun Instagramnya @mohmahfudmd.

Setelah mengetahui kasus satelit Kementerian Pertahanan (Kemhan) tersebut, Mahfud menjelaskan usahanya untuk mengundang rapat pihak yang terkait. Namun, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut merasa kejanggalan dikarenakan adanya pihak yang ingin menghambat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini