Gempa Guncang Jakarta, ASN DKI Panik Lari dengan Tangan Masih Diinfus

Antara, · Jum'at 14 Januari 2022 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 337 2532350 gempa-guncang-jakarta-asn-dki-panik-lari-dengan-tangan-masih-diinfus-cDOPNbgV0Y.gif PNS Pemprov DKI Jakarta panik berlarian keluar gedung (Foto: Antara)

JAKARTA - Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balai Kota dan Gedung DPRD DKI Jakarta berhamburan keluar gedung saat gempa dengan Magnitudo 6,7 mengguncang Banten. Di mana, guncangannya terasa kuat di Jakarta.

Pantauan di Balai Kota Jakarta, Jumat (14/1/2022), ratusan PNS memadati ruang terbuka di antaranya halaman depan Kantor Gubernur DKI Jakarta itu.

"Saya kebetulan tugas di 'basement' kemudian tiba-tiba terasa ada getaran kemudian langsung keluar gedung," kata seorang ASN Pemprov DKI Jakarta Yana di halaman depan Balai Kota Jakarta.

Baca Juga: Gempa Besar Guncang Jakarta, Pekerja Kantoran: Terasa Sampai 30 Detik

Beberapa pegawai yang sedang memeriksakan kesehatan di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai di lingkungan Balai Kota Jakarta juga berhamburan keluar gedung, mencari ruang terbuka.

Salah satu di antaranya bahkan masih menggunakan infus di tangannya. "Saya kaget awalnya walaupun berusaha tenang," kata salah seorang pegawai, Indah.

Beberapa staf di Balai Kota Jakarta juga nampak masih melanjutkan sisa pekerjaan mereka di halaman depan, menggunakan laptop. "Saya bertugas di lantai 15, turun sampai halaman masih bergetar kaki saya," ucap Dina, salah satu pegawai di Balai Kota Jakarta.

Baca Juga: Gempa Banten M6,7 Terasa hingga Bekasi, Warga: Semoga Semua Selamat

Sementara itu, petugas keamanan setempat memberikan pengumuman kepada para pegawai untuk menjaga jarak dan diperbolehkan pulang karena bertepatan dengan jam pulang kerja.

Berdasarkan data BMKG, gempa dengan Magnitudo 6,7 terjadi pukul 16.05 WIB sekitar 52 kilometer Sumur, Banten dan terasa di Jakarta. Titik gempa berada di 7.01 lintang selatan dan 105.26 bujur timur berkedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini