Share

Wamenag Beberkan 3 Skenario Haji untuk Tahun 2022

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 14 Januari 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 337 2532214 wamenag-beberkan-3-skenario-haji-untuk-tahun-2022-5rxW50pTKZ.jpg Wamenag RI, Zainut Tauhid (foto: dok Kemenag RI)

JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid menjelaskan tiga opsi atau skenario dalam penyelenggaraan haji tahun 1443H/2022M. Tiga opsi tersebut diberikan sebagai beberapa kemungkinan, mengingat sampai dengan saat ini wabah covid 19 belum berakhir yang ditandai dengan munculnya varian baru omicron.

"Maka pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M dengan tiga opsi yaitu kuota penuh, kuota terbatas dan tidak memberangkatkan jamaah haji," ucap Zainut dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis, (13/1/2022).

Baca juga: Kemenag Putuskan Penerbangan Haji 2022 Tanpa Social Distancing

Kendati demikian, lanjut Zainut pemerintah tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama dengan kuota penuh dan ia berharap agar wabah ini segera berakhir.

"Sehingga penyelenggaraan ibadah haji 1443H/ 2022M dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya,"ujar dia.

Baca juga: Menag Sampaikan Kebijakan Penyiapan Jamaah Umrah di Depan Gubernur Makkah

Sementara itu, dia pun belum dapat memperoleh kepastian tentang ada tidaknya keberangkatan jemaah haji 1443H/2022M hingga saat ini.

 

Pasalnya sejak Menag Yaqut melakukan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi yaitu Menteri urusan Islam dakwah dan penyuluhan dr. Abdullatif Al syeikh, Gubernur Mekah pangeran Khalid bin al Faisal dan Menteri Haji dan umrah dr.Tawfiq bin Fauzan Al rabeah pada bulan November 2021 lalu, pemerintah Arab Saudi belum membicarakan hal tersebut. Termasuk penandatanganan MoU tentang jumlah kuota haji yang dalam kondisi normal, MoU dilakukan pada bulan Robiul Awal sampai Robi'atssani (Rabiul Akhir).

"Hasil dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022M, belum dapat diperoleh," ujar dia.

Jika dilihat berdasarkan dengan kalender hijriah dan berdasarkan asumsi normal perkiraan bahwa jadwal pemberangkatan jemaah haji tahun 1443H/2022M (kloter pertama) akan diberangkatkan pada tanggal 4 Dzulqa'dah atau tanggal 5 Juni 2022. Sehingga setidaknya masih ada waktu lima bulan dalam mempersiapkan hal tersebut.

"Dalam rangka penyelenggaraan ibadah haji tahun, kami telah menyusun anggaran operasional haji tahun 1443H/2022M, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan dengan beberapa asumsi kuota haji," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini