Pagi Ini Wapres Tinjau Progres Pembangunan Huntara Korban Semeru

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 14 Januari 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 337 2531990 pagi-ini-wapres-tinjau-progres-pembangunan-huntara-korban-semeru-npvXjQN6Qo.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin tinjau progres pembangunan huntara untuk korban Gunung Semeru. (Ist)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru, Jumat (14/1/2022). Huntara itu dibangun di kawasan relokasi di di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Dalam kegiatan itu Wapres didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan rombongan terbatas menuju Helipad Lapangan Srikandi, Tempeh, Kabupaten Lumajang dengan helikopter.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan, relokasi huntara ini berada di lahan seluas 81 hektar yang berlokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Rencananya, akan dibangun 1.473 hunian sementara.

Hingga saat ini, tidak kurang dari 40 lembaga swadaya masyarakat sudah menyatakan komitmen membantu membangun huntara di Sumbermujur.

Huntara yang akan dibangun berukuran 4,8x6 m, sedangkan untuk hunian tetap nanti berukuran 6x6 m. Hunian tersebut dibangun pada tanah seluas 10x14 meter untuk setiap kepala keluarga.

Baca Juga : Sesajen di Kaki Gunung Semeru Dibuang, Tumpulnya Rasa Keberagaman

Suharyanto menekankan, fasilitas dasar seperti akses air dan keamanan warga penghuni huntara nantinya dapat benar-benar terpenuhi. Selain bangunan, di kawasan relokasi ini juga akan dibangun fasilitas lain untuk mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga di antaranya masjid, taman, pasar, dan sarana olahraga.

Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lumajang Nomor 188.45/556/427.12/2021 tentang Penetapan status transisi darurat ke pemulihan bencana Erupsi Gunung Semeru selama 90 hari berlaku mulai tanggal 25 Desember 2021 hingga 24 Maret 2022.

Pembangunan huntara ini ditargetkan selesai dalam 1 (satu) bulan. Sementara pembangunan hunian tetap yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR ditargetkan selesai sebelum fase transisi darurat berakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini