Share

Wapres : Indonesia Dikenal Dunia sebagai Bangsa yang Toleran

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 13 Januari 2022 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 337 2531680 wapres-indonesia-kita-dikenal-dunia-sebagai-bangsa-yang-toleran-oDJnFCAKsG.jpg Wapres Maruf Amin (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebutkan saat ini banyak negara-negara Islam dunia yang datang belajar toleransi di Indonesia. Hal tersesbut diungkapkan Wapres saat memberikan Orasi Ilmiah dalam rangka Wisuda S1 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Kamis (13/1/2022).

Bahkan, kata Wapres, salah satu tokoh dari Majelis Hukam Al Muslimin suatu organisasi di dunia yang berpusat di Abu Dhabi datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana Indonesia begitu damai dan toleransi.

“Alhamdulillah, sebagai bangsa kita dikenal di Dunia sebagai bangsa yang toleran, belum lama ini datang yaitu tokoh dari Majelis Hukam Al Muslimin suatu organisasi di dunia yang berpusat di Abu Dhabi datang ke Indonesia menemui saya dan menyatakan bahwa sekarang ulama datang ke Indonesia untuk belajar, bukan untuk memberikan pelajaran. (Mereka) ingin belajar tentang bagaimana Indonesia bisa begitu damai, toleran,” kata Wapres dalam keterangan tertulis yang diterima.

Adanya momentum itu, kata Wapres harus dijadikan acuan untuk meningkatkan Islam Indonesia dimata dunia.

“Karena itu, ini akan kita jadikan sebagai semacam acuan di dalam rangka membangun melalui islam di dunia, dan tidak zamannya lagi menerjemahkan bahasa arab ke dalam bahasa indonesia, tapi sekarang adalah bahasa indonesia yang harus diterjemahkan ke bahasa arab,” kata Wapres.

Baca Juga : Minat Baca Rendah, Wapres: Jangan Sampai Indonesia Jadi Bangsa Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Bahkan, kata Wapres, para cendikiawan dunia dari Arab Saudi juga Mesir, dan negara Islam lainnya untuk belajar ke Indonesia untuk belajar toleransi.

“Para cendikiawan dunia dari Saudi, dari Mesir, dari Emirat, mereka ke sini untuk belajar bagaimana cara mengembangkan Islam dengan cara yang wasathaniyah yang toleran, yang rahmatan lil alamin, oleh karena itu kita ini harus menjadi bagian daripada cara kita mengembangkan Islam dengan bersikap wasathaniyah, itulah saya kita patut kita syukuri,” papar Wapres.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini