Peristiwa 13 Januari: Penemuan Satelit Callisto

Tim Okezone, Okezone · Kamis 13 Januari 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 337 2531381 peristiwa-13-januari-penemuan-satelit-callisto-3nPITbx5fr.jpg Satelit Callisto (kiri bawah) dan Jupiter (kanan atas) (Foto: Wikipedia)

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 13 Januari setiap tahunnya. Di antaranya ada perang revolusi Prancis hingga kapal Costa Concordia Kandas di perairan Italia.

Okezone merangkum beberapa peristiwa yang terjadi pada 13 Januari sebagaimana dikutip dari laman Wikipedia, Kamis (13/1/2022)

- Galileo Menemukan Satelit Callisto 

Astronom dan fisikawan Italia Galileo Galilei menemukan Callisto yang merupakan satelit planet Jupiter pada 1610. Callisto merupakan satelit terbesar ketiga di Tata Surya dan terbesar kedua di sistem Jupiter setelah Ganymede.

Baca Juga: Peristiwa 12 Januari : Gempa Haiti Tewaskan 230 Ribu Orang

Diameter Callisto kurang lebih sekitar 99% diameter planet Merkurius, tetapi massanya hanya sekitar sepertiganya. Berdasarkan jarak, ia adalah satelit Galileo keempat dari Jupiter, dengan jari-jari orbit sekitar 1.880.000 Km.

Satelit ini tidak ikut serta dalam resonansi orbit yang memengaruhi tiga satelit Galileo lainnya—Io, Europa, dan Ganymede—dan akibatnya tidak mengalami pemanasan pasang surut.

- Perang Revolusi Prancis 

Perang Revolusi Prancis adalah serangkaian konflik besar dari 1792 sampai 1802 antara pemerintahan revolusi Prancis dan beberapa negara Eropa. Ditandai dengan semangat revolusioner Prancis dan inovasi militer, perang ini menyaksikan kemenangan Pasukan Revolusi Prancis yang mengalahkan sejumlah koalisi yang menentang mereka dan memperluas kekuasaan Prancis ke Negara Rendah, Italia, dan Rheinlandia. Perang ini melibatkan jumlah tentara yang besar, terutama karena penerapan pengerahan massa modern.

Baca Juga: Peristiwa 30 Desember: Gus Dur Meninggal Dunia

Perang Revolusi Prancis umumnya dibagi antara perang Koalisi Pertama (1792-1797) dan Koalisi Kedua (1798-1801), walaupun Prancis sedang berperang dengan Kerajaan Britania Raya terus 1793-1802. Permusuhan berhenti dengan Persetujuan Amiens tahun 1802, tetapi konflik segera dimulai lagi dengan dimulainya Peperangan era Napoleon.

Perjanjian Amiens biasanya dianggap sebagai penanda akhir dari Perang Revolusi Prancis, tetapi peristiwa lain sebelum dan sesudah 1802 telah diusulkan untuk menjadi titik awal dari Perang Napoleon. Kedua konflik tersebut bersama-sama membentuk apa yang kadang-kadang disebut sebagai "Perang Besar Prancis".

- Perang Italie-Etiopia 

Perang Italia-Etiopia pertama adalah perang yang terjadi antara Kerajaan Italia melawan kekaisaran Etiopia tahun 1895-1896. Perang ini merupakan salah satu dari sedikit perlawanan bersenjata Afrika melawan kolonialisme Eropa yang berhasil pada abad ke-19.

- Gempa El Salvador 

Gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang Republik El Salvador pada 13 Januari 2001. Gempa yang terjadi di negara Amerika Tengah itu sempat mengakibatkan jaringan listrik dan telpon rusak sehingga menyulitkan penyebaran informasi dan distribusi bantuan. Bandara San Salvador juga sempat tutup. Ratusan orang tewas dan lebih 4 ribu jiwa luka-luka dalam bencana tersebut.

Kapal Costa Concordia Kandas. Costa Concordia adalah sebuah kapal pesiar kelas Concordia yang dimiliki dan dioperasikan oleh Costa Cruises. Kapal ini dibangun di galangan kapal Sestri Ponente milik Fincantieri di Italia. Nama Concordia ditujukan untuk mengkspresikan harapan untuk "harmoni, kesatuan, dan perdamaian yang terus berlanjut di antara negara-negara Eropa". 

Kapal ini adalah kapal pertama dalam kelas Concordia, bersama adik-adiknya, Costa Serena, Costa Pacifica, Costa Favolosa, Costa Fascinosa dan Carnival Splendor yang dibangun untuk Carnival Cruise Lines. Costa Concordia mulai berlayar pada Juli 2006 dan merupakan kapal terbesar yang dibangun di Italia, dengan tonase kotor seberat 114,500 GT.

Kapal ini mendapatkan perhatian internasional pada bulan Januari 2012 setelah kandas di lepas pantai Isola del Giglio, Italia, yang mengakibatkan 4.000 orang dievakuasi. Sedikitnya 25 orang tewas, 42 luka-luka, dan 7 orang masih belum diketahui.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini