Pengamat Politik: Konvensi Rakyat Partai Perindo Perbesar Peluang Tokoh Potensial Bangun Daerahnya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 12 Januari 2022 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2531311 pengamat-politik-konvensi-rakyat-partai-perindo-perbesar-peluang-tokoh-potensial-bangun-daerahnya-IC6GMwqbIR.jpg Pengamat Politik Pahrudin (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Konvensi Rakyat berbasis digital yang digaungkan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan inovasi baru dalam menjemput bola tokoh-tokoh potensial untuk direkrut menjadi kandidat bakal calon anggota legislatif pada Pemilu 2024.

"Konvensi Rakyat Partai Perindo merupakan inovasi untuk menjemput bola tokoh-tokoh potensial yang punya ide-ide cemerlang. Melalui Konvensi Rakyat ini. Mereka memiliki wadah dalam partai politik untuk menyalurkan aspirasi dan membangun daerahnya," kata Pengamat Politik dari Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Pahrudin HM, Kamis (12/1/2022).

Pahrudin mengutarakan di daerah-daerah terdapat begitu banyak tokoh potensial yang jauh dari hingar-bingar kekuasaan, namun mereka tidak bisa menyalurkan ide-ide cemerlangnya, karena tidak memiliki perahu politik.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Melalui Konvensi Rakyat, Partai Perindo menunjukkan karakternya sebagai partai yang inklusif, terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dan memberikan wadah untuk menjadi kandidat bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024.

"Mereka tidak punya akses yang luas, kemudian dijemput bola melalui mekanisme inovatif oleh Partai Perindo dengan Konvensi Rakyat ini," ungkap Pahrudin.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376

Dia memaparkan proses perekrutan bakal calon anggota legislatif secara digital melalui www.konvensirakyat.com yang dilakukan Partai Perindo merupakan langkah positif untuk merekrut tokoh-tokoh masyarakat yang punya keinginan kuat untuk menjadi penyalur aspirasi masyarakat.

"Partai Perindo konsisten dengan tujuan awalnya untuk menjadi wadah bagi seluruh potensi yang ada di masyarakat, terutama di daerah agar punya kendaraan politik untuk membangun daerahnya," ungkapnya.

Sebagai negara demokrasi, mekanisme untuk memilih calon pemimpin di Indonesia pada setiap levelnya harus melalui Pemilu dan partai politik sebagai peserta pemilu yang menyiapkan calon kandidat yang dipilih rakyat dalam pesta demokrasi tersebut.

Artinya, harapan untuk lahirnya calon pemimpin itu berasal dari partai politik bisa terwujud dengan Konvensi Rakyat ini. Karenanya, partai politik harus mampu menjadi ruang aspirasi bagi masyarakat untuk mengelola negara ini di setiap levelnya.

"Apa yang dilakukan Partai Perindo melalui Konvensi Rakyat, tentu saja apa yang mereka suarakan nanti bisa diwujudkan ketika terpilih menjadi wakil rakyat di legislatif," pungkasnya.

Seperti diketahui, Partai Perindo resmi membuka pendaftaran Konvensi Rakyat berbasis digital guna menjaring bakal calon anggota legislatif di Concert Hall, Jakarta, Kamis, 25 November 2021.

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina dan Pengarah Konvensi Rakyat mengatakan peluncuran Konvensi Rakyat itu menjadi tanda dibukanya pendaftaran kandidat bakal calon anggota legislatif 2024 dari Partai Perindo.

Baca juga: Partai Perindo Jambi Tegaskan Tak Ada Mahar Politik dalam Konvensi Rakyat

"Dengan Konvensi Rakyat, kita akan menghasilkan anggota dewan-anggota dewan yang mumpuni, yang nantinya berjuang untuk tujuan mencapai Indonesia sejahtera," ujar Hary saat Peresmian Konvensi Rakyat Partai Perindo.

Hary menuturkan Konvensi Rakyat menunjukkan Partai Perindo bersifat modern dan inklusif, terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.

Baca juga: Kaleidoskop 2021 Partai Perindo: Dari Vaksinasi Massal, Webinar, Bimtek hingga Gebrakan Digital Konvensi Rakyat

"Memberikan kesempatan bagi putra-putri bangsa kita untuk menjadi wakil rakyat yang mumpuni dan terbuka luas untuk semua WNI, bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Karena pelaksanaannya berbasis digital, beda dengan konvensional yang terbatas," tutur Hary.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini