Duh! Kakek Ini Jadi Korban Salah Tangkap, Diciduk saat Kuburkan Anaknya

Dedi Mahdi, iNews · Rabu 12 Januari 2022 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2531269 duh-kakek-ini-jadi-korban-salah-tangkap-diciduk-saat-kuburkan-anaknya-1QzfSOUyHD.jpg Foto: MNC Media

BOJONEGORO - Warga Bojonegoro, Jawa Timur menjadi korban salah tangkap dan arogansi perlakuan kekerasan sejumlah oknum polisi Satlantas Polres Lamongan. Korban merupakan seorang kakek ditangkap saat mengiringi mobil jenazah anaknya. Video saat penangkapan dan sikap arogansi sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial.

(Baca juga: Salah Tangkap, Pria Ini Babak Belur Usai Diciduk Densus 88)

Adrianto (63) tak menyangka bakal menjadi korban salah tangkap yang dilakukan anggota polisi, padahal saat itu korban bersama keluarga sedang membawa jenazah anak perempuannya dari rumah sakit Surabaya.

(Baca juga: Diduga Korban Salah Tangkap, Salman Dianiaya dengan Disetrum Kemaluannya)

Dia tidak mengetahui jika diikuti mobil polisi, karena fokus mengikuti iringi mobil jenazah yang membawa putrinya. Namun saat tiba di pertigaan depot mira di Kecamatan Babat, Lamongan, tiba tiba sekitar 7 anggota berpakaian lantas, menghadang mobilnya sambil gedor gedor depan mobilnya.

โ€œBahkan ada yang memukul spion mobil sebelah kiri hingga rusak, terdengar juga bunyi tembakan, Saya masih keadaan bingung dan kaget saat polisi mendatanginya dan meminta turun, ujar Adrianto, Rabu (12/1/2022).

Dia melanjutkan, saat itu, petugas sambil membuka kaca mobil langsung kena satu pukulan mukannya dan ditarik tarik untuk keluar oleh polisi yang ingin menangkapnya.

Dia pun melaporkan kejadian tersebut ke Mabes Polri. Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana bersama petugas langsung mendatangi kediamannya.

Kapolres Lamongan meminta maaf atas kejadian salah tangkap yang menimpa keluarganya, pihak keluarga juga sudah memaafkan. Namun masih ada permintaan pihak keluarga yang sudah disepakati belum dilakukan Polres Lamongan.

Pihak keluarga meminta oknum petugas yang melakukan tindak kekerasan itu meminta maaf langsung, dan Polres Lamongan meminta maaf secara resmi melalui media massa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini