Share

Pemerintah Lacak Transmisi Lokal Pelaku Perjalanan Bogor-Jakarta

Antara, · Rabu 12 Januari 2022 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2531228 pemerintah-lacak-transmisi-lokal-pelaku-perjalanan-bogor-jakarta-LprXPLHyjd.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pelacakan kasus Omicron yang dibawa pelaku perjalanan Jakarta-Bogor sebagai upaya mitigasi agar risiko penularan tidak meluas.

(Baca juga: 327 Pasien Omicron Dirawat di Wisma Atlet, Terbanyak dari Arab Saudi dan Turki)

"Kasus ini bisa kita lacak asal yang bersangkutan mengingat dia bertemu siapa saja selama melakukan perjalanan Jakarta-Bogor," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Nadia mengatakan pelacakan terhadap riwayat perjalanan pasien dilakukan melalui koordinasi bersama Satgas Pemagangan Covid-19 serta Dinas Kesehatan di wilayah Kabupaten Bogor maupun DKI Jakarta.

(Baca juga: Bertambah Lagi, Total Varian Omicron di Tanah Air Menjadi 506 Kasus)

Saat ini kata dia, pasien yang bersangkutan sedang menjalani proses isolasi di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah di Jakarta.

Dia mengimbau, dinas terkait untuk tetap mengintensifkan pelacakan kasus Covid-19 melalui kegiatan testing dan tracing. Sedangkan kepada masyarakat dengan gejala sakit dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Deteksi dini dapat dilakukan kalau kondisi tubuh kita kurang sehat dan segera vaksin serta gunakan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

Pasien Omicron tanpa gejala itu merupakan seorang remaja berusia 28 tahun yang sedang beraktivitas dari kediamannya di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menuju DKI Jakarta menggunakan transportasi umum.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menduga pasien tertular Omicron dari transmisi lokal sejak 6 Januari 2022.

Dari upaya pelacakan terhadap riwayat perjalanan pasien, sebanyak sepuluh orang yang mengalami kontak erat dinyatakan negatif dari Covid-19.

Kemenkes RI mengonfirmasi jumlah kasus Covid-19 varian Omicron terus meningkat. Hingga Selasa (11/1) dilaporkan total mencapai 802 kasus. Sebagian besar masih disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini