Luhut : Indonesia Siap Hadapi Potensi Gelombang Varian Omicron

Widya Michella, MNC Media · Rabu 12 Januari 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2531062 luhut-indonesia-siap-hadapi-potensi-gelombang-varian-omicron-intuJiZrLB.jpg Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan sejumlah bukti bahwa Indonesia lebih siap menghadapi varian Covid Omicron dibanding negara lain.

"Indonesia saat ini jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron. Tingkat vaksinasi sudah lebih tinggi dari Juli tahun lalu, kapasitas testing dan tracing kita juga jauh lebih tinggi dari pada tahun lalu," ujarnya melalui konferensi video, Rabu (12/1/2022).

Baca juga:  14 RT di Kelurahan Krukut Jakbar Micro Lockdown Imbas 52 Warga Positif Covid-19

Selain itu, Luhut bilang sistem kesehatan di Indonesia juga lebih siap dibanding ssbelumnya. Di antaranya ialah dalam hal obat-obatan di mana Molnupiravir sudah dimiliki, kemudian kesiapan tempat tidur di rumah sakit, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat jauh lebih baik.

"Dengan berbagai kesiapan tersebut, dan belajar dari pengalaman yang lalu, saya yakin kasus tidak akan meningkat setinggi negara lain. Namun syaratnya kita semua harus disiplin," tegasnya.

Baca juga:  Omicron Melonjak, Dinkes DKI Minta Masyarakat Tak Panik dan Tetap Waspada

Luhut memperkirakan puncak kasus Omicron di Indonesia terjadi awal Februari 2022. Namun ia meyakini kasus tersebut didominasi oleh pasien bergejala ringan.

 

Di sisi lain, kasus positif Omicron di Indonesia melonjak jadi 802. Sebagian besar masih disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Dari 537 kasus di Jakarta, 435 di antaranya berasal dari PPLN.

"Oleh karenanya, kami sekali mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian dulu keluar negeri dalam dua, tiga minggu ke depan," terang dia.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan vaksinasi booster dan skrining ketat PPLN adalah kunci untuk menahan laju penularan Omicron. Khusus untuk karantina, Jokowi ingin hal itu dilakukan secara ketat. Jangan sampai ada importasi kasus yang lolos ke masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini