Share

Anak Buah Prabowo Tagih Nama Pengusaha yang Minta Pemilu 2024 Ditunda

Felldy Utama, iNews · Rabu 12 Januari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2531006 anak-buah-prabowo-tagih-nama-pengusaha-yang-minta-pemilu-2024-ditunda-xhIGRLNa5R.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA โ€“ Partai Gerindra menagih nama-nama pelaku usaha yang menginginkan agar pemilihan umum (Pemilu) 2024 ditunda. Hal itu menanggapi pernyataan menteri investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang menuai kritik keras dari sejumlah pihak.

(Baca juga: Soal Penundaan Pilpres 2024, DPR Minta Jokowi Tegur Bahlil Lahadalia)

"Bicara mengatasnamakan Pengusaha. Karena itu kita minta daftar nama nama Pengusaha yang minta Pemilu 2024 ditunda. Agar bisa diperiksa Kontribusinya terhadap Pembangunan melalui sejarah Pembayaran Pajaknya," kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Kamrussamad, kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

(Baca juga: Bahlil Minta Pemilihan Umum Ditunda, DPR: Pemilu Tak Akan Pernah Jadi Faktor Penyebab Krisis)

Dia menegaskan, selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia, para pelaku usaha telah diberikan berbagai insentif kebijakan. Mulai dari restrukturisasi pinjaman hingga penjamin kredit modal usaha.

"Dunia Usaha saat Pandemi telah diberikan berbagai insentif kebijakan mulai Restrukturisasi Pinjaman di perbankan selama 4 Tahun sejak Maret 2020- sampai Maret 2023. hingga Penjaminan Kredit modal usaha sesuai PMK 72/2021," ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengingatkan Kementerian Investasi dan Kepala BPKM adalah produk turunan dari UU Cipta Kerja yang sudah dinyatakan inkonstitusional bersyarat.

"Mungkin dampak Putusan MK tersebut membuat investor jadi โ€œWait & seeโ€ realisasikan investasinya, maka Menteri Bahlil mencari Perhatian baru dari Presiden Jokowi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bahlil mengatakan kalangan dunia usaha berharap jadwal pemilu 2024 diundur di tengah masa pemulihan ekonomi. Hal itu diungkapkan Bahlil mengomentari temuan survei mengenai perpanjangan pemerintahan Jokowi hingga 2027.

Bahlil mengatakan bahwa saat ini seluruh negara di dunia tengah menghadapi dua persoalan besar yang sama, yaitu pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi pascapandemi.

"Jika melihat dunia usaha. Rata-rata mereka (pengusaha) berpikir, bagaimana proses demokrasi dalam konteks peralihan kepemimpinan jika ada ruang dapat diundur?" kata Menteri Investasi BKPM Bahlil Lahadalia, Senin (10/1/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini