Share

Sidang Dugaan Terorisme Munarman, Hakim Bacakan Putusan Sela Hari Ini

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 12 Januari 2022 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2530868 sidang-dugaan-terorisme-munarman-hakim-bacakan-putusan-sela-hari-ini-40ygjVCpFe.jpg Munarman saat menjalani sidang dugaan tindak pidana terorisme. (Foto: Antara)

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana terorisme yang menjerat mantan Sekretaris FPI, Munarman, pada hari ini, Rabu (12/1/2022).

Humas PN Jakarta Timur mengatakan, sidang dimulai pukul 09.00 WIB, dengan agenda pembacaan putusan sela dari Majelis Hakim.

"Hari ini agenda putusan sela, terdakwa hadir di ruang persidangan," kata Humas PN Jakarta Timur yang tidak disebutkan namanya karena dilindungi undang-undang.

Sidang hari ini sangat penting bagi kubu Munarman. Pasalnya, melalui agenda putusan sela ini, sidang perkara Munarman yang disangkakan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme akan segera diketahui bakal dilanjut atau tidak.

Putusan sela disampaikan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur mendengar dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Munarman, pada sidang sebelumnya.

Baca juga: Bolak-Balik PN Jaktim saat Sidang Munarman, 2 Pria Diamankan

Kemudian eksepsi atau keberatan atas dakwaan JPU dari Munarman dan tim penasihat hukum, serta tanggapan JPU atas eksepsi telah disampaikan pihak Munarman.

Diberitakan sebelumnya, Munarman menilai penetapan tersangka terhadapnya berkaitan dengan pernyataan dia yang membantah bahwa enam anggota Laskar FPI pengawal Rizieq Shihab memiliki senjata api.

Menurut dia, sejak kasus penembakan yang menewaskan enam anggota Laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek itu dia menjadi target sejumlah pihak yang berujung penetapan tersangka.

"Bahwa bermula dari pernyataan saya yang membela pembantaian keji yang tidak berprikemanusian dalam kasus pembantaian enam orang pengawal Habib Rizieq yang menyebabkan diri saya menjadi target," ujar Munarman, 15 Desember 2021.

Sebagaimana diketahui, pada sidang kasus tindak pidana terorisme identitas Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang menangani perkara juga tidak dipublikasikan.

Kerahasiaan identitas majelis hakim ini diatur dalam pasal 34 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan pasal 64 PP 77 tahun 2019.

Dalam kedua pasal itu diatur penegak hukum dan aparat keamanan yang menangani terorisme meliputi penyidik, penuntut umum, hakim, dan petugas pemasyarakatan mendapat perlindungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini