Luhut Yakin Peningkatan Kasus Covid-19 Indonesia Tak Akan Setinggi Negara Lain

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 12 Januari 2022 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2530815 luhut-yakin-peningkatan-kasus-covid-19-indonesia-tak-akan-setinggi-negara-lain-DmYFJ91GuK.jpg Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, puncak Covid-19 varian omicron di Tanah Air akan terjadi pada awal Februari mendatang. Kasus harian juga sudah terlihat mengalami peningkatan.

Tercatat per 11 Januari 2022, kasus harian Covid-19 sudah mencapai 802 kasus. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan 10 Januari 2022 yang berjumlah 454 kasus.

Baca Juga:  Covid-19 Bakal Melonjak Tinggi, Menkes: Kita Harus Waspada, tapi Tak Perlu Panik

Meski begitu, Luhut yakin bahwa saat ini Indonesia jauh lebih siap menghadapi gelombang omicron. Hal ini dilihat dari kapasitas testing, capaian vaksinasi hingga sistem kesehatan yang lebih siap.

“Indonesia saat ini jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron. Tingkat vaksinasi sudah lebih tinggi, kapasitas testing dan tracing kita juga jauh lebih tinggi. Sistem kesehatan kita juga sudah lebih siap, baik dalam hal obat-obatan (termasuk molnupiravir dari Merck), tempat tidur RS, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat,” ungkapnya dikutip dari keterangan persnya, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga:  Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai Hari Ini, Masyarakat Diminta Tak Pilih-Pilih Vaksin

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Luhut pun yakin bahwa kenaikan kasus di Tanah Air tidak akan setinggi negara lain. Namun, menurutnya hal ini harus didukung juga dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan.

“Dengan berbagai kesiapan tersebut, dan belajar dari pengalaman yang lalu, Saya yakin kasus tidak akan meningkat setinggi negara lain. Namun, syaratnya kita semua harus disiplin. Keberhasilan kita mengendalikan varian Omicron tidak mungkin dapat dicapai tanpa kerja sama semua pihak, terutama dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini