Share

Covid-19 Bakal Melonjak Tinggi, Menkes: Kita Harus Waspada, tapi Tak Perlu Panik

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 12 Januari 2022 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2530810 covid-19-bakal-melonjak-tinggi-menkes-kita-harus-waspada-tapi-tak-perlu-panik-TYGsTNXu2Y.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: KBUMN)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Covid-19 varian omicron sudah menyebar ke lebih dari 150 negara, termasuk Indonesia. Salah satu karakteristik varian omicron adalah penularannya terjadi begitu cepat.

Sehingga dia mengingatkan bahwa ke depan akan terjadi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Terkait hal ini dia meminta masyarakat agar tetap tenang tapi tetap waspada.

“Kami sampaikan pesan untuk kita bisa menenangkan warga karena pasti akan ada kenaikan kasus yang cukup tinggi dan cukup cepat. Kita harus waspada dan hati-hati. Kita harus siaga namun tidak perlu panik,” katanya dikutip dari video keterangan persnya, Rabu (12/12/2022)

Baca Juga:  3 Alasan Penting Vaksinasi Booster Covid-19

Seperti diketahui, per tanggal 11 Januari 2022 kasus harian Covid-19 di Tanah Air mengalami kenaikan menjadi 802 kasus. Sementara per tanggal 10 Januari 2022 jumlah kasus hanya 454 kasus.

Dia meminta agar masyarakat tetap tenang karena pasien varian omicron gejalanya relatif lebih ringan. Bahkan, data penelitian menunjukkan 30 sampai 40% gejalanya lebih ringan untuk pasien yang masuk rumah sakit.

“Karena kasus yang masuk ke rumah sakit akan jauh lebih rendah dibandingkan kasus sebelumnya saat gelombang delta,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan 350 Juta Dosis Vaksin Booster

Budi mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Dia mengatakan bahwa cara menanggulangi omicron sama seperti menghadapi varian-varian lain. Salah satunya dengan disiplin menggunakan masker.

“Yang kedua juga penting agar kita melakukan surveilans. Testing kalau kita sudah tidak enak jangan ragu untuk PCR. Kami akan segera meningkatkan reagen-reagen PCR yang bisa mendeteksi omicron. Kalau kita sakit ya lebih baik isolasi,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini