Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai Hari Ini, Masyarakat Diminta Tak Pilih-Pilih Vaksin

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 12 Januari 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 337 2530807 vaksinasi-booster-covid-19-dimulai-hari-ini-masyarakat-diminta-tak-pilih-pilih-vaksin-hHuV7QaBS6.jpg Ilustrasi (Foto: scitechdaily)

JAKARTA - Vaksinasi dosis ketiga (booster) Covid-19 akan dilaksanakan mulai hari ini, Rabu 12 Januari 2022. Masyarakat diimbau untuk tidak pilih-pilih vaksin booster.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, seluruh vaksin apapun jenisnya baik untuk keperluan dosis 1, 2 maupun booster atau vaksin dosis ketiga memiliki efektivitas yang sama.

"Masyarakat dimohon untuk tidak memilih-milih jenis vaksin untuk disuntikkan. Karena pada prinsipnya, sebelum vaksin disuntikan telah banyak tahapan dalam proses panjang yang dilalui untuk pengembangan vaksin yang semata-mata dilakukan untuk menjamin efektivitasnya,” katanya dikutip dari siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (12/1/2021).

Baca Juga:  3 Alasan Penting Vaksinasi Booster Covid-19

Wiku mengatakan, upaya vaksinasi lanjutan ini dapat dilakukan dengan jenis vaksin yang sama (homolog) atau dengan jenis vaksin yang berbeda dari yang disuntikkan sebelumnya (heterolog). Dia pun memaparkan jenis-jenis vaksin yang homolog dan heterolog.

“Hasil kajian dari Badan POM sendiri menghasilkan keputusan berupa penerbitan EUA kepada kelima jenis vaksin yang digunakan untuk booster yaitu karena Coronavac, Pfizer, Astrazeneca, yang akan disuntikkan secara homolog. Moderna yang disuntikkan secara homolog maupun heterolog. Dan Zifivax secara heterolog,” tuturnya.

Baca Juga:  Tinjau Vaksinasi Serentak Se-Indonesia, Kapolri Minta Percepatan Akselerasi

Selain itu, dia mengatakan bahwa saat ini terdapat pula beberapa jenis vaksin yang sedang menjalani uji klinis vaksin. Di mana, dalam waktu beberapa hari kedepan akan diputuskan terkait emergency use authorization (EUA) dengan tujuan menambah suplai dosis vaksin booster.

“Ke depan, Badan POM dengan seluruh UPT di daerah akan terus mengawal dan memantau implementasi vaksinasi booster yang mencakup kelayakan vaksin, rantai dingin, tanggal kadaluarsa dan akan melakukan sampling untuk memastikan aspek mutu keamanan dan khasiatnya,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini