Share

Satgas Covid-19: Perketat Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Indra Purnomo, MNC Portal · Selasa 11 Januari 2022 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 337 2530719 satgas-covid-19-perketat-karantina-pelaku-perjalanan-luar-negeri-BjUZwzVv80.jpg Wiku Adisasmito (Foto : BNPB)

JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, peningkatan kasus positif Covid-19 saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka kesembuhan.

Hal ini disebabkan salah satunya oleh peningkatan jumlah para pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN.

"Sebagai contoh pada 6 Januari kemarin penambahan kasus positif harian mencapai 533 kasus. Sedangkan kesembuhan hanya sebesar 209 kasus, padahal data 3 minggu sebelumnya meskipun menunjukkan tren yang fluktuatif, penambahan kesembuhan pada umumnya lebih tinggi dari penambahan kasus positif," ujar Wiku dalam konferensi pers dikutip kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Ini Syarat dan Aturan Dispensasi Skrining Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang Mulai Berlaku Besok

Wiku membeberkan, bahwa kenaikan kasus ini salah satunya disebabkan oleh peningkatan jumlah para PPLN, yang datang ke Indonesia dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dia pun meminta pemerintah agar memastikan karantina bagi PPLN diperketat.

Baca juga: Kebijakan Baru Skrining bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

"Kenaikan kasus positif di Indonesia masih banyak disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri, dalam hal ini pemerintah memastikan karantina bagi PPLN dilaksanakan dengan ketat," jelasnya.

Oleh sebab itu, Wiku meminta pemerintah daerah agar terus meningkatkan kewajibannya melakukan testing, tracing, dan treatment (3T).

Kemudian, masyarakat juga diminta disiplin protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Diperlukan pula peran serta pemerintah daerah yang menganalisis dan memantau kondisi kasus di daerahnya, agar kenaikan kasus dari transmisi komunitas dapat segera teridentifikasi, tercatat, dan tertangani tanpa meluas lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Aturan Karantina Pelancong Internasional Diperketat, Yuk Simak Ketentuan dan Daftar Lokasinya

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini