Share

Bahlil Minta Pemilihan Umum Ditunda, DPR: Pemilu Tak Akan Pernah Jadi Faktor Penyebab Krisis

Tim Okezone, Okezone · Selasa 11 Januari 2022 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 337 2530247 bahlil-minta-pemilihan-umum-ditunda-dpr-pemilu-tak-akan-pernah-jadi-faktor-penyebab-krisis-SSBgXwljT8.jpg Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan rata-rata pelaku usaha berharap Pilpres 2024 ditunda. Dia mengatakan pelaku usaha mempertimbangkan upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi Pemerintahan DPR Luqman Hakim meminta Presiden Joko Widodo menegur Bahlil Lahadalia atas pernyataannya itu.

"Pernyataan Bahlil Lahadalia itu menunjukkan yang bersangkutan tidak paham konstitusi negara ini," kata Luqman dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, upaya menunda penyelenggaraan pemilu 2024 agar tidak terjadi pergantian presiden atau wakil presiden, merupakan tindakan inkonstitusional, anti demokrasi dan melawan kedaulatan rakyat.

"Mengingat Bahlil merupakan salah satu anggota Kabinet Presiden Jokowi, maka saya minta Presiden untuk menegur yang bersangkutan," ujar Luqman.

Lebih lanjut, ia menuturkan, Bahlil harus membaca UUD 1945. Pasal 7 UUD 1945 menyebutkan Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih sekali lagi pada jabatan yang sama.

Dia melanjutkan Pasal 6A UUD 1945 menyatakan Presiden dan Wakil Presiden dipilih rakyat secara berpasangan melalui pemilihan umum. Sementara, Pasal 22E UUD 1945 menegaskan pemilihan umum harus dilaksanakan setiap lima tahun.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB ini mengatakan konstitusi tidak mengakomodasi perpanjangan masa jabatan Presiden. Menggunakan alasan ekonomi untuk menunda pergantian presiden, kata dia, sangat tidak masuk akal dan mengada-ada. Menurut dia, penyelenggaraan Pemilu justru bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pemilu di Indonesia tidak pernah menjadi faktor penyebab krisis ekonomi. Jelas itu!" ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini