Share

Ferdinand Hutahaean Ditahan, Polisi: Dia Sempat Menolak Alasan Kesehatan

Riezky Maulana, iNews · Selasa 11 Januari 2022 00:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 337 2530216 ferdinand-hutahaean-ditahan-polisi-dia-sempat-menolak-alasan-kesehatan-XtaZW5xH2Z.jpg Ferdinand Huataheam (Foto : Twitter)

JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menuturkan Ferdinand Hutahaean sempat menolak ditahan polisi dengan status tersangka kasus ujaran kebencian. Masalah kesehatan menjadi alasan penolakan tersebut.

"Setelah dinyatakan tersangka kemudian dilanjutkan pemeriksaan sebagai tersangka, yang bersangkutan menolak karena kesehatan," ujar Ramadhan di Loby Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2022).

Ramadhan mengatakan, untuk membuktikan klaim Ferdinand, Polri langsung menurunkan tim dokter untuk memeriksa. Hasilnya, Ferdinand Hutahaean dinyatakan layak untuk ditahan.

"Hasil pemeriksaan dokter dari Pusdokkes itu dinyatakan layak untuk dilakukan penahanan," bebernya.

Baca Juga : Breaking News! Ferdinand Hutahaean Resmi Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Perihal riwayat kesehatan yang dibawa oleh Ferdinand ketika datang pagi tadi, tertulis bahwasanya pegiat media sosial tersebut sehat. Tensi darah dari eks Politikus Partai Demokrat itu pun dinyatakan baik.

"Kalau rekam kesehatannya baik. Kemudian ya itu juga tensinya baik," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Polisi resmi menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka terkait kasus ujaran kebencian. Penetapan itu selepas Ferdinand menjalani pemeriksaan insentif oleh penyidik Senin (10/1/2022).

Ferdinand sendiri tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan sekira pukul 11.00 WIB. Selama 11 jam, hingga pukul 21.30 WIB, status hukum eks politikus Partai Demokrat akhirnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka.

"Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik Direktorat Siber telah mendapatkan dua alat bukti sehingga menaikkan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini