Share

Luhut Sebut 13,6 Juta Orang di Jawa-Bali Belum Divaksin Covid-19

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 10 Januari 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 337 2530022 luhut-sebut-13-6-juta-orang-di-jawa-bali-belum-divaksin-covid-19-p9GXXI0Imo.jpg Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 13,6 juta orang atau 9 persen belum terlindungi vaksinasi Covid-19. Untuk itu, perlu dilakukan percepatan vaksinasi.

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, bakal mendorong agar vaksinasi dosis satu umum dan lansia yang masih di bawah 50 persen untuk menjadi prioritas percepatan.

Baca Juga:  Pengumuman! 29 Wilayah Aglomerasi di Jawa-Bali Kembali PPKM Level 1

"Dan kita ketahui bahwa banyak yang terkena varian delta yang belum divaksin. Namun, kita harus hati-hati meskipun antibodi sudah tinggi baik dari vaksinasi maupun karena terinfeksi sebelumnya. Masih ada 13,6 juta orang di Jawa-Bali atau 9 persen yang belum terlindungi. Jadi, angka ini tidak kecil," kata Luhut dalam konferensi pers virtual 'evaluasi PPKM', Senin (10/1/2022).

"Kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis satu umum dan lansia masih di bawah 50% menjadi prioritas pengawasan percepatan vaksinasi seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lain-lain," ujarnya.

Luhut menambahkan, vaksinasi anak 6-11 tahun baru mencapai 36 persen. Ia mengaku belum puas dan terus mendorong. "Dosis pertama anak-anak di Jawa-Bali sudah mencapai 36% dari pencapaian tersebut pemerintah masih belum puas kita akan mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak terus meningkat," katanya.

Baca Juga:  Nyaris Tembus 2 Ribu Pasien, Keterisian Wisma Atlet Kemayoran 53,82%

Lebih lanjut, kata Luhut, hal tersebut yang mengharuskan pemerintah mendorong percepatan vaksinasi dosis satu khususnya di Kabupaten atau Kota yang masih di bawah 50 persen. "Berita baiknya saat ini hanya 2 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dengan kondisi dosis satu masih di bawah 50 persen," ujarnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini