Share

Omicron Semakin Menggila, Kemenkes: Jangan ke Luar Negeri Dulu!

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 10 Januari 2022 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 337 2529742 omicron-semakin-menggila-kemenkes-jangan-ke-luar-negeri-dulu-cQzT5dEjIy.jpg Foto:Ist

JAKARTA- Kasus varian Omicron di Indonesia semakin meningkat drastis. Hingga hari ini, sebanyak 414 orang terkonfirmasi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat agar tidak perlu melakukan perjalanan ke luar negeri apabila tidak penting.

(Baca juga: Omicron Mengganas! Pasien Covid di RSDC Wisma Atlet Nyaris Tembus 2 Ribu Orang)

“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, Senin (10/1/2022).

(Baca juga: Ada 414 Kasus Omicron di Indonesia, Kemenkes: Jangan Sampai Seperti India)

Dia melanjutkan, kasus penularan Omicron paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Meski seseorang telah divaksinasi Covid-19 dua dosis, virus tersebut tetap bisa menginfeksi.

Artinya kata dia, vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari virus Covid-19. Bahkan kebanyakan kasus konfirmasi Omicron saat ini telah menginfeksi mereka yang telah lengkap vaksinasi nya.

“Kita harus waspada, jangan sampai tertular. Wajib disiplin terapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan," ujarnya.

"Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Di Indonesia, pergerakan Omicron terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kemenkes mendorong daerah untuk memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment), aktif melakukan pemantauan apabila ditemukan cluster-cluster baru Covid-19 dan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Kita tidak boleh lengah, jangan sampai gelombang ketiga terjadi di Indonesia. Jangan sampai apa yang terjadi di India terjadi juga di Indonesia, dimana dalam 10 hari terakhir terjadi kenaikan tren kasus dari 6 ribuan menjadi 90 ribuan kasus konfirmasi omicron. Ini yang kita hindari," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kemenkes mencatat penambahan total kasus konfirmasi Omicron hingga Sabtu (8/1) sebanyak 414 orang. Ada penambahan kasus sebanyak 75 orang pada Sabtu (8/1).

Secara keseluruhan selama Desember 2021 kasus konfirmasi Omicron sebanyak 136 orang, sementara pada tahun 2022 hingga 8 Januari sebanyak 278 orang.

Dari 414 orang, sebanyak 31 orang dengan kasus transmisi lokal. Sisanya merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Selain itu, kebanyakan dari yang terinfeksi Omicron adalah mereka yang sudah divaksinasi lengkap.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini