Share

Soal Pilpres 2024, Hasto : PDIP Punya Banyak Stok Pemimpin

Widya Michella, MNC Media · Minggu 09 Januari 2022 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 09 337 2529574 soal-pilpres-2024-hasto-pdip-punya-banyak-stok-pemimpin-1EgS9vCdwa.jpg Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya belum memutuskan nama untuk didukung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, Hasto menganggap PDIP memiliki stok pemimpin yang dapat didukung untuk Pilpres 2024 banyak dan tak ada masalah di dalamnya.

Hal ini disampaikan Hasto di sela-sela kegiatan pembersihan DAS dan penanaman pohon di Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Pilpres 2024, LSI Denny JA: Duet Ganjar-Puan Bisa Jadi Jalan Tengah Polemik di PDIP

Politikus asal Yogyakarta itu juga menyampaikan banyak kader PDIP yang memimpin daerah selama dua periode. Sebut saja Tri Rismaharini di Surabaya, Hendrar Prihadi di Kota Semarang, dan Budi Sulistyono di Kabupaten Ngawi.

Selain itu, kata Hasto, PDIP juga memiliki Djarot Saiful Hidayat yang pernah menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Cukup banyak stok pemimpin di PDIP," kata Hasto, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: PERISKOP 2022: Menebak Capres Potensial di Pilpres 2024

PDIP, lanjut Hasto, juga memiliki pengalaman panjang dalam kontestasi Pemilu. Pernah menang dua periode di Pemilu dan pengalaman kalah. Setiap proses itu, tegas Hasto, PDIP selalu belajar dari pengalaman.

"Kami terus membangun organisasi memperkuat agar mesin politik partai, dari pusat sampai RT, dapat bekerja maksimal, sehingga Ibu Megawati akan memutuskan siapa calon presiden dan wakil presiden, kami siap," kata dia.

Saat disinggung mengenai nama Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas tinggi, Hasto menuturkan hal itu merupakan kepercayaan rakyat kepada kader PDIP.

Namun, Hasto mengingatkan untuk menjadi seorang presiden diperlukan keteguhan dalam memimpin dan kemampuan teknokratis untuk menjabarkan seluruh aspek-aspek ideologis. Selain itu, calon presiden juga harus memiliki spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia.

"Diperlukan pemahaman terhadap kebudayaan, sehingga bukan elektoral semata," kata alumnus Universitas Gajah Mada itu.

Selain itu juga, Hasto menekankan PDIP terus memperkuat konsolidasi sekaligus mematangkan kaderisasi melalui sekolah calon kepala daerah PDIP.

"Kami punya banyak kader yang sudah teruji, karena setiap keberhasilan kepala daerah itu menjadi materi dalam sekolah calon kepala daerah PDIP, sehingga keberhasilan kader PDIP itu dilakukan secara sistemik dan perubahannya terukur di dalam menyelesaikan masalah rakyat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini