Share

Menlu: Indonesia Harus Bisa Produksi Vaksin Covid-19 Sendiri

Kiswondari, Sindonews · Kamis 06 Januari 2022 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 337 2528348 menlu-indonesia-harus-bisa-produksi-vaksin-covid-19-sendiri-RYZ1mRyuZL.jpeg Menlu Retno Marsudi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan pandemi Covid-19 telah mengajarkan untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan juga global. Karena itu Retno menyatakan Indonesia harus bisa memproduksi vaksin Covid-19 sendiri.

Pada 2020-2021, kata Retno, Indonesia telah melakukan upaya-upaya untuk memperkuat ketahanan kesehatan.

"Di tingkat kawasan, sebagai Ketua Badan Sektor Kerja Sama Kesehatan ASEAN untuk 2020-2021, Indonesia memimpin dan mendorong berbagai inisiatif ASEAN dalam mengatasi pandemi dan memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan kawasan," kata Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan 2022 melalui kanal MoFA Indonesia, Kamis (6/1/2022).

Untuk 2022, kata Retno, diplomasi kesehatan akan terus menjadi salah satu prioritas Indonesia, karena pandemi Covid-19 telah mengajarkan semua pihak untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan global, sehingga kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan.

"Kerja sama jangka panjang diperlukan termasuk untuk memperkuat infrastruktur kesehatan nasional maupun distribusi Kesehatan baik obat-obatan maupun vaksin," ujarnya.

Baca Juga : Vaksin Usia 6-11 Tahun di Bogor, 660.000 Anak Ditargetkan Selesai Dua Minggu

Karena itu, menurut Retno, Indoneaia harus bisa memproduksi vaksin sendiri, obat-obatan sendiri, memenuhi bahan bakunya, bahkan memiliki hak produksi vaksin di kawasan ASEAN.

"Indonesia harus mampu memproduksi vaksin sendiri dan dapat menjadi hak produksi vaksin di kawasan. Indonesia harus mampu membuat obat sendiri dan memenuhi bahan baku pengembangan riset dan jejaring manufaktur vaksin juga terus didorong termasuk melalui CEPI (Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi)," tandas Retno.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini