Share

Cegah Kasus Kabur dari Karantina, Polri Buat Aplikasi Monitoring

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 06 Januari 2022 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 337 2528213 cegah-kasus-kabur-dari-karantina-polri-buat-aplikasi-monitoring-zfBkONd2vq.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok Polri)

TANGERANG - Pelaku perjalanan asal luar negeri (PPLN) kini akan mendapatkan pengawasan ketat saat menjalani masa karantina. Pengawasan ini tak hanya dilakukan oleh petugas secara manual, tetapi juga dengan sistem yang terhubung dalam Aplikasi Monitoring yang baru saja diluncurkan oleh Polri, Kamis (6/1/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, bahwa aplikasi ini memudahkan petugas untuk mengawasi para pelaku perjalanan yang wajib karantina. Aplikasi ini memungkinkan petugas mengawasi pelaku karantina secara real time, dan juga mengawasi keberadaan pelaku karantina.

"Aplikasi ini sebenarnya merupakan pengembangan dari hasil koordinasi dengan Menteri Kesehatan, dan Menkumham. Para pelaku perjalanan bisa diawasi secara ketat dan disiplin, di luar dari langkah-langkah manual yang sudah kita lakukan sebelumnya," ujar Kapolri saa peluncuran Aplikasi Monitoring Presisi, di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga:  Ini Daftar Lokasi Karantina, Siapapun yang Datang dari Luar Negeri Wajib Ikut Termasuk Pejabat!

Kapolri melanjutkan, dengan adanya aplikasi ini maka petugas di lapangan bisa langsung mengetahui keadaan para pelaku karantina termasuk lokasi mereka. Sehingga bisa mencegah pelaku karantina kabur, ataupun berada jauh dari lokasi karantina.

"Ada fitur monitoring lokasi, untuk memantau lokasi pelaku karantina secara real time. Apabila pelaku karantina ini lebih dari 200 meter dari lokasi karantina,petugas bisa tahu dan langsung dijemput saat itu juga," lanjutnya.

Baca juga:  Luhut: Presiden Jokowi Tak Mau Lagi Ada Diskresi Karantina, Semua Mengacu Inmendagri

Selain fitur monitoring lokasi, pelaku karantina juga bisa berkomunikasi dengan petugas secara real time, dan juga bisa mengetahui kondisi kesehatan serta hasil test PCR.

Para pelaku perjalanan luar negeri nantinya akan diminta untuk mengunduh aplikasi ini setelah melewati seluruh proses pemeriksaan kedatangan. Sampai di lokasi karantina, mereka kemudian akan diminta untuk scan barcode yang tersedia di pintu masuk dan apabila telah selesai masa karantina, maka pelaku karantina hanya tinggal melakukan check out di aplikasi tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini