Share

Kronologi Baku Tembak Satgas Madago Raya yang Tewaskan 1 DPO Teroris Poso

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 05 Januari 2022 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 337 2527759 kronologi-baku-tembak-satgas-madago-raya-yang-tewaskan-1-dpo-teroris-poso-lZ9HcX0gKJ.jpeg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Satgas Madago Raya terlibat baku tembak dengan anggota teroris di Poso pimpinan Ali Kalora, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir. Ia pun tewas setelah tertembak timah panas dari aparat. 

Kasatgas Humas Operasi Madago Raya Kombes Didik Supranoto mengungkapkan, kontak tembak terjadi pada 4 Januari 2022 sekira pukul 10.30 WITA di Dolago Parigi. 

"Kontak senjata tim dengan kelompok MIT yang mengakibatkan  1 DPO tewas," kata Didik dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Didik menyebut, tim Satgas Madago Raya awalnya melakukan penyergapan ketika mendengar suara gesekan di semak-semak atau ranting pepohonan.

Baca juga: Lumpuhkan 1 DPO Teroris Poso, Satgas Madago Raya Sempat Kontak Tembak

Setelah ditelusuri, terlihat DPO kelompok itu. Usai mendapatkan kepastian, akhirnya petugas memutuskan melakukan operasi penindakan. 

"Personel operasi Madago Raya melaksanakan armbush (penyergapan) dan mendengar ada suara gesekan semak," ujar Didik.

Diketahui sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya sempat kontak tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa 5 Januari 2022 di pegunungan Kabupaten Parigi Moutong.

Dari kontak tembak itu, satu DPO kelompok tersebut Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir tertembak dan meninggal dunia. 

Dengan begitu, saat ini sisa tiga orang kelompok itu yang masih melarikan diri. Mereka adalah, Suardin alias Farhan alias Abu Farhan dari Poso. Serta dua dari Bima NTB yaitu Jafar alias pak Guru alias Askar dan Imam alias Galuh alias Nae.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini