Share

Periskop 2022: Siapa yang Akan Duduk di Kursi Gubernur DKI Selanjutnya?

Angkasa Yudhistira, Okezone · Rabu 05 Januari 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 337 2527715 periskop-2022-siapa-pengganti-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-3xyFRGYgpi.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MPI)

SEDIKITNYA 101 kepala daerah habis masa jabatannya pada 2022. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, bahwa setelah tahun 2020, pelaksanaan Pilkada akan digelar serentak secara keseluruhan pada 2024.

Dengan begitu, tak ada Pilkada untuk tahun 2022 dan 2023.

"Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024," demikian bunyi Pasal 201 Poin 8 seperti dikutip.

Lantas, siapa yang bakal dipilih menggantikan Anies Baswedan?

Baca Juga :PERISKOP 2022: Menebak Capres Potensial di Pilpres 2024

Beradasar pada Pasal 201 UU Pilkada, penjabat gubernur, termasuk pengganti Anies Baswedan, merupakan ASN yang menjabat di jabatan pimpinan tinggi madya atau setara eselon I.

Karena itu, kepala daerah baru terpilih pada Pilkada 2024, jabatan kepala daerah akan diisi penjabat (Pj) yang diusulkan Kementerian Dalam Negeri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Sementara, penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta M Taufik menyebut sejumlah nama yang berpeluang menggantikan Anies Baswedan di Pilkada 2024.

Mereka adalah mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

"Itu usulan saya (Ahmad Riza Patria, Airin, dan Bahlil)," ujar Taufik ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia pada Minggu 2 Januari 2022.

Terkait usulan Taufik, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan sejumlah nama tersebut tidak mewakili partainya. Menurutnya, pernyataan M Taufik adalah statement pribadi.

Dasco mengatakan, Partai Gerindra sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi ihwal usulan nama calon Gubernur DKI Jakarta, jika Anies Baswedan tak maju kembali dalam kontestasi Pilkada 2024.

"Bahwa kemudian ada wacana-wacana itu secara pribadi ditimbulkan oleh Pak Taufik itu boleh-boleh saja, tapi tidak bisa dianggap itu adalah statement resmi dari partai," kata Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 4 Januari 2022. (aky)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini