Share

Kenapa DKI Jakarta Kembali ke PPKM Level 2? Ini Sebabnya

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 05 Januari 2022 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 337 2527566 kenapa-dki-jakarta-kembali-ke-ppkm-level-2-ini-sebabnya-KXqXXZRlT4.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah DKI Jakarta menjadi level 2. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 tahun 2022.

Kementerian Kesehatan melalui Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/4805/2021 sebelumnya telah diatur indikator suatu daerah berada pada PPKM level 2 yakni jika daerah tersebut memiliki kasus konfirmasi 20 sampai kurang dari 50 per 100.000 penduduk per minggu.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito melaporkan bahwa kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan kasus cukup tajam selama 4 minggu terakhir. Kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat dari 212 kasus menjadi 254 kasus, kemudian meningkat lagi menjadi 348 kasus dan terakhir mencapai 526 kasus.

Selain DKI Jakarta, Kepulauan Riau ternyata juga mengalami peningkatan kasus cukup tajam selama 4 minggu terakhir. Sedangkan Kepulauan Riau meningkat cukup tajam dari yang awalnya hanya 2 kasus, meningkat menjadi 93 kasus, kemudian meningkat lagi menjadi 140 kasus dan terakhir mencapai 168 kasus.

Baca Juga : Jakarta PPKM Level 2, Wagub DKI: Tidak Ada Hubungannya dengan Varian Omicron

Sehingga, kedua provinsi ini dalam satu minggu ini menjadi provinsi yang berkontribusi terhadap kenaikan kasus Covid-19 mingguan nasional meningkat dari 1.215 menjadi 1.409 kasus mingguan.

“Ini kontribusi 2 provinsi yang mengalami kenaikan kasus mingguan selama 4 minggu berturut-turut. Keduanya ialah DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (Kepri),” ujar Wiku dikutip dari laman resmi Covid19.go.id, Rabu (5/1/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Karena itu, Wiku meminta semua Pemerintah Daerah diminta tidak lengah, terutama provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus belakangan ini. “Kenaikan kasus 4 minggu berturut-turut disaat kasus di provinsi lainnya terus mengalami penurunan serta kasus positif nasional yang rendah menunjukkan alarm yang perlu untuk segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Untuk itu, Wiku mengingatkan kembali kepada Gubernur DKI Jakarta dan Kepulauan Riau untuk menindaklanjuti hal ini dengan segera melakukan perbaikan dalam 2 minggu kedepan.

“Mohon pastikan satgas/posko di fasilitas umum dan tingkat desa atau kelurahan telah dibentuk dan berfungsi seluruhnya agar pengawasan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan maksimal,” papar Wiku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini