Share

Dua Mantan Direktur Asabri Hari Setianto dan Bachtiar Effendi Divonis 15 Tahun Penjara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 04 Januari 2022 22:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 337 2527507 dua-mantan-direktur-asabri-hari-setianto-dan-bachtiar-effendi-divonis-15-tahun-penjara-Anp319TWuF.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Dua mantan Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri dijatuhi hukuman masing-masing 15 tahun penjara serta denda Rp750 juta subsidair enam bulan kurungan. Dua mantan Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri tersebut yakni, Hari Setianto dan Bachtiar Effendi.

Hari Setianto merupakan Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2014-2019. Sedangkan Bachtiar Effendi, Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2012-2014.

Baca juga:  Hukuman Mati di Kasus Asabri, TPDI Prediksi Hakim Bakal Tolak Tuntuan JPU

Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan bahwa keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Hari maupun Bachtiar terbukti korupsi terkait pengelolaan dana PT Asabri yang merugikan negara hingga Rp22,788 triliun.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan dan turut serta melakukan tindak pidana korupsi," kata Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto saat membacakan amar putusan terhadap Hari Setianto dan Bachtiar Effendi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (4/1/2022).

 Baca juga: Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut Hukuman Mati, Bos PT Trada: Kezaliman Luar Biasa

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp750 juta subsidair 6 bulan kurungan," imbuhnya.

 

Keduanya juga dijatuhi pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti. Hakim mewajibkan Hari Setianto untuk membayar uang pengganti sebesar Rp378,8 juta subsidair 4 tahun kurungan. Sedangkan Bachtiar Effendi, diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp453,7 juta subsidair 4 tahun kurungan.

Atas perbuatannya, Hari Setianto dan Bachtiar Effendi divonis melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis tersebut diketahui lebih tinggi dari tuntutan yang diajukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). Di mana sebelumnya, jaksa menuntut Bachtiar Effendi dengan pidana 12 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan Hari Setianto, dituntut 14 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsidair 6 bulan kurungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini