Share

2,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Lewat Tol Selama Periode Nataru

Jonathan Nalom, MNC Media · Senin 03 Januari 2022 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 337 2526916 2-5-juta-kendaraan-tinggalkan-jabodetabek-lewat-tol-selama-periode-nataru-2R4SMik9yB.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak 2.563.226 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Angka tersebut tercatat dari 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru, mengatakan kendaraan tersebut tercatat dari empat Gerbang Tol Utama. Dengan rincian yakni GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak) dan GT Cikupa (arah Merak).

“Total volume lalin yang kembali ke Jabotabek ini naik 2,6% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total sekitar 2,4 juta kendaraan,” tutur Heru dalam keterangannya, Selasa (03/01/2022).

Namun, jumlah kendaraan yang tercatat meninggalkan Jabotabek itu meningkat sebesar sembilan persen dari tahun sebelumnya. Hal ini apabila dibandingkan dengan periode Nataru.

“Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Nataru tahun lalu, angka ini naik sebesar 9,1 persen,” jelasnya.

Sementara, untuk kendaraan yang kembali, tambah Heru angka kendaraan juga terhitung seimbang. Pada keempat gerbang tol tersebut tercatat sebanyak 2.518.268 kendaraa.

"Angka ini meningkat sebesar 2,2% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total sekitar 2,4 juta kendaraan. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kami mencatat peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 15%,” ujar Heru.

Untuk distribusi lalu lintas baik yang meninggalkan maupun yang kembali Jabotabek paling besar yaitu yang menuju/dari arah Timur (arah Trans Jawa dan Bandung) sekitar 48%, diikuti dengan lalin menuju/dari arah Barat (arah Merak) sekitar 30% dan menuju/dari arah Selatan (arah Ciawi) sekitar 22%.

“Selama periode 17 Desember 2021 s.d 2 Januari 2022 di keempat gerbang tol utama tersebut, puncak arus meninggalkan Jabotabek terjadi di tanggal 17 Desember 2021 dengan total 181 Ribu kendaraan, naik 6,3% jika dibandingkan dengan lalin normal periode November 2021. Sementara itu, untuk puncak arus kembali ke Jabotabek terjadi di tanggal 2 Januari 2021 dengan total 197 ribu kendaraan, naik 12,8% jika dibandingkan dengan lalin normal periode November 2021,” tambahnya.

Heru menambahkan, dengan melihat pergerakan mobilitas masyarakat sepanjang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan lalu lintas yang signifikan jika dibandingkan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Di sisi lain, jika dibandingkan dengan lalu lintas normal periode November 2021, tetap terjadi peningkatan, namun tidak signifikan.

“Dengan melihat angka lalu lintas tertinggi yang meninggalkan Jabotabek telah terjadi pada 17 Desember 2021, masyarakat sudah cenderung bergerak bahkan sebelum momen Nataru,” tutup Heru.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini