Share

Rekonstruksi Lengkap Kecelakaan Nagreg: Tabrakan hingga Oknum Prajurit Buang Korban ke Sungai

Arif Budianto, Koran SI · Senin 03 Januari 2022 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 337 2526796 rekonstruksi-lengkap-kecelakaan-nagreg-tabrakan-hingga-oknum-prajurit-buang-korban-ke-sungai-2ljlJyPJBQ.jpg Kolonel P saat rekonstruksi kecelakaan di Nagreg. (Foto: MNC Media)

BANDUNG - Rekonstruksi kasus tabrak lari yang melibatkan tiga oknum TNI AD mengungkap beberapa kejadian nahas yang diterima Salsabila dan Handi Saputra. Rekonstruksi dilakukan Pusat POM TNI AD (Pomad) dan Pomdam III/Siliwangi di depan SPBU Ciaro, Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (3/1/2022).

Rekonstruksi dimulai saat mobil yang ditumpangi tiga tersangka, Isuzu Panther nopol B 300 Q menabrak motor Suzuki Satria FU yang dikendarai korban Handi Saputra (16) yang membonceng Salsabila (14) pada Rabu 8 Desember 2021 sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah kecelakaan itu, para pelaku berhenti lalu mencari keberadaan korban. Saat kejadian, korban Handi tergeletak di bahu jalan. Sedangkan korban Salsabila terkapar tak jauh dari Handi.

Saat itu, Kolonel P dan Koptu A dibantu seorang pengendara motor menggotong korban Handi dan dibawa masuk ke mobil. Begitu juga korban Salsabila.

Baca juga: Momen Kolonel P Gotong Tubuh Handi Usai Ditabrak hingga Diborgol POM AD

Para pelaku pelaku beralasan akan membawa korban ke rumah sakit. Namun kenyataannya, kedua korban justru dibuang di Sungai Serayu dari sebuah jembatan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Setelah rekontruksi di depan SPBU Ciaro Nagreg selesai, tim Pomdam III/Siliwangi dan Puspomad kemudian membawa ketiga oknum anggota TNI ke Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Petugas melanjutkan rekonstruksi di kawasan Sungai Serayu, Cilacap dan Banyumas.

"Keluarga bersyukur dengan digelarnya rekonstruksi. Ini pertanda aparat benar-benar memproses hukum kasus ini," ujar Eneng Ina, kakak kandung alharhumah Salsabila.

Diketahui, rekonstruksi ini digelar atas perintah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Selain itu, Jenderal Andika juga meminta pemberkasan dan penyelidikan diselesaikan pada Kamis (6/1/2022) dan segera diserahkan ke Oditur Militer. Andika pun menginstruksikan Oditur untuk mempercepat proses pemberkasan dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini