Share

Evakuasi 2 Warga yang Terjebak Banjir Lahar Dingin Semeru Berlangsung Dramatis

Avirista Midaada, Okezone · Senin 03 Januari 2022 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 337 2526627 evakuasi-2-warga-yang-terjebak-banjir-lahar-dingin-semeru-berlangsung-dramatis-MlcsGYtHSB.jpg Warga dievakuasi dari lahar dingin Semeru (Foto : BPBD Lumajang)

LUMAJANG - Sebanyak dua warga Lumajang yang sempat terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru berhasil dievakuasi. Mereka terjebak di area lahan milik Arsad Subekti, di tepian aliran Sungai Regoyo, Dusun Krajan, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Joko Sambang mengatakan, kedua orang yakni Suara (65) warga Dusun Krajan dan Buang (50) warga Dusun Purut, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Lumajang, dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, polri dan relawan kebencanaan.

"Berhasil dievakuasi pada Senin dini hari (3/1/2022) sekitar pukul 01.15 WIB. Bapak Suara dievakuasi terlebih dahulu, dikarenakan usia yang sudah tua," kata Joko, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Senin pagi.

Evakuasi berjalan dramatis sebab area sekitar sungai masih berarus deras sehingga tak memungkinkan untuk menyeberangi sungai. Proses evakuasi kedua warga menggunakan tali yang diikat di pohon kelapa dan tubuh keduanya.

"Untuk evakuasi menggunakan dengan cara penyebrangan secara menggantung dengan tali yang dibentangkan dan diikat di pohon kelapa," ucapnya.

Evakuasi warga kedua kepada Bapak Buang, pun dijelaskan Joko Sambang juga diiringi dengan suasana dramatis. Suasana dingin dan gelap yang hanya bergantung pada lampu senter dan lampu dari sumber genset membuat petugas sempat kesulitan. B

"Pukul 01.45 WIB pada Senin dini hari, evakuasi ke dua, Bapak Buang dengan cara yang sama sampai di sisi utara Sungai Regoyo," ungkap dia.

Baca Juga : Jembatan Jebol Diterjang Banjir Lahar Semeru, Warga Gotong Royong Bersihkan Material Batu

Beruntung proses evakuasi kedua warga ini berhasil dengan lancar, kedua warga dipastikan selamat kendati sempat terjebak selama beberapa jam sejak banjir lahar dingin Gunung Semeru pada Minggu sore 2 Januari 2022.

"Korban diantar ke rumah masing - masing oleh petugas kesehatan. Pukul 04.30 WIB, Kegiatan evakuasi selesai dalam keadaan aman dan Lancar, serta ke dua korban dalam keadaan selamat," bebernya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pihaknya menambahkan, selama proses evakuasi diakui debit air Sungai Regoyo tak kunjung surut. Ia memprediksi banjir lahar dingin akan kembali terjadi, mengingat intensitas hujan tinggi di kawasan Gunung Semeru.

Sebelumnya diberitakan pada Minggu siang (2/1/2022), banjir lahar dingin bermaterialkan batu dan lumpur menerjang sekitar pukul 15.00 WIB. Banjir ini tak hanya dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memutus akses jembatan yang ada di aliran Sungai Regoyo.

Tetapi beberapa rumah di sekitar aliran sungai juga tertimbun material banjir lahar dingin. Banjir lahar dingin ini disebabkan curah hujan tinggi di seputaran lereng dan sebagian wilayah di Kabupaten Lumajang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini