Share

Peristiwa 3 Januari: Sri Sultan Hamengkubuwana II Wafat

Tim Okezone, Okezone · Senin 03 Januari 2022 03:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 337 2526438 peristiwa-3-januari-sri-sultan-hamengkubuwana-ii-wafat-kZbq2FKs4O.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA – Sejumlah peristiwa terjadi pada 3 Januari. Adapun peristiwa tersebut di antaranya meninggalnya Sultan Hamengkubuwana II pada 1828 silam.

Okezone merangkum sederet peristiwa yang terjadi pada 3 Januari, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org:

1496 - Leonardo da Vinci mengalami kegagalan dalam percobaan alat terbang.

1777 - Perang Revolusi Amerika Serikat

Pasukan Amerika Serikat dipimpin Jenderal George Washington mengalahkan pasukan Inggris dipimpin Jenderal Lord Cornwallis dalam Pertempuran Princeton.

1815 - Austria, Britania, dan Perancis membentuk traktat pertahanan terhadap Prusia dan Rusia.

Baca juga: Peristiwa 2 Januari: Pasukan Rusia Menyerah Terhadap Jepang

1823 - Stephen F Austin menerima hibah tanah di Texas dari pemerintah Meksiko, yang menjadi cikal bakal Republik Texas dan negara bagian Texas di kemudian hari.

Baca juga: Benny Moerdani, Kudeta dan Pencopotannya sebagai Panglima ABRI

1828 – Sri Sultan Hamengkubuwana II meninggal dunia

Sri Sultan Hamengkubuwana II adalah raja Kesultanan Yogyakarta yang memerintah selama tiga periode, yaitu 1792 - 1810, 1811 - 1812, dan 1826 - 1828. Pada pemerintahan yang kedua dan ketiga ia dikenal dengan julukan Sultan Sepuh.

1833 - Britania menguasai Kepulauan Falkland di Atlantik Selatan.

1848 - Joseph Jenkins Roberts dilantik sebagai presiden pertama Liberia.

1925 - Benito Mussolini mengumumkan pemerintahan kediktatoran fasis di Italia.

1945 - Perang Dunia II

Laksamana Chester W. Nimitz diangkat sebagai panglima Angkatan Laut Amerika Serikat di Pasifik dalam persiapan penyerangan atas Iwo Jima dan Okinawa di Jepang.

1946 - Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Yogyakarta

Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Yogyakarta bermula dengan situasi keamanan di Ibu Kota yang sangat tidak aman pada awal tahun 1946.

Hal ini ditandai dengan masuknya pasukan Sekutu (AFNEI) yang diboncengi pasukan Belanda (NICA). Pendaratan Sekutu dimulai dengan melakukan razia-razia dan penangkapan para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Peristiwa 13 Januari: Perang Revolusi Prancis hingga Gempa El Salvador

Penjarahan dan perampokan pun terjadi di mana-mana hingga menimbulkan kontak senjata antara pejuang dan Sekutu. Pada saat itu, terjadi upaya penculikan Presiden Soekarno dan pejabat tinggi pemerintah RI lainnya oleh pasukan NICA serta masyarakat yang sepenuhnya tidak mendukung dan tunduk kepada pemerintahan baru.

Baca juga: Peristiwa 10 Januari: Berdirinya PDI Perjuangan hingga Bom Palopo

2 Januari 1946, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Pakualam VIII mempersilakan pemerintah RI untuk bersedia memindahkan Ibu Kota ke Yogyakarta atas jaminan mereka berdua melalui surat yang diantarkan oleh kurir. Soekarno pun menerima tawaran tersebut dan mulai membahas bersama kawan-kawanya dalam sidang cabinet tertutup.

1957 - Jam tangan (arloji) elektrik pertama di dunia diperkenalkan di Lancaster.

1959 - Alaska masuk sebagai negara bagian Amerika Serikat ke-49.

1990 - Diktator Panama Manuel Noriega menyerah kepada pasukan Amerika Serikat yang menginvasi negerinya.

1993 - Presiden Amerika Serikat George Bush dan Presiden Federasi Rusia Boris Yeltsin menandatangani Pakta Pengurangan Senjata Strategis atau Strategic Arms Reduction Treaty (START) kedua di Moskow, Rusia.

1984 - Kebocoran pabrik kimia Union Carbide di kota Bhopal, India. Ratusan orang tewas akibat gas beracun dari pabrik itu.

Baca juga: Peristiwa 29 Desember: Mengenang Ersa Siregar, Wartawan yang Meninggal di Konflik Aceh

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini