Share

2 Anak Dilaporkan Meninggal Setelah Divaksin, Komnas KIPI: Tidak Terkait Covid-19

Riezky Maulana, iNews · Minggu 02 Januari 2022 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 337 2526199 2-anak-dilaporkan-meninggal-setelah-divaksin-komnas-kipi-tidak-terkait-covid-19-TBZfwzVlqt.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari menyebut bahwa sampai saat ini belum ada kasus meninggal yang disebabkan vaksinasi Covid-19. Berdasarkan data per 30 November 2021, terdapat 363 KIPI serius.

Pernyataan Hindra merespons terkait adanya pemberitaan yang menyebut meninggalnya dua anak pasca-penyuntikan vaksin Covid-19 beberapa waktu ke belakang.

Komnas KIPI: Belum Ada Kasus Meninggal Dunia Akibat Vaksin Covid-19 : Okezone Nasional

"Data Komnas KIPI hingga 30 November 2021 menunjukkan sebanyak 363 KIPI Serius yang dilaporkan di seluruh provinsi di Indonesia. Namun kasus meninggal belum ada," tuturnya melalui keterangan tertulis, dikutip, Minggu (2/1/2022).

Ihwal dengan laporan kasus meninggal yang diduga akibat vaksinasi di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bone, pihaknya telah melakukan audit bersama dengan Komda KIPI dan Dinkes setempat. Audit tersebut dilakukan pada 30 Desember 2021.

BACA JUGA: Komnas KIPI: Kematian Usai Vaksinasi Bukan karena Vaksin AstraZeneca

Adapun hasil investigasinya, kata Hindra, kedua anak itu meninggal tidaklah berkaitan dengan vaksinasi Covid-19.

"Kasus Kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan," bebernya.

Di kesempatan yang sama, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, antisipasi terjadinya KIPI merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah. Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan Komnas KIPI di tingkat Nasional dan Komda KIPI untuk terus memantau dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Bagi penerima vaksinasi yang merasakan adanya efek samping pasca vaksinasi dapat langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan tempat dilakukannya vaksinasi untuk melapor, tidak diperlukan syarat apapun” ujar Nadia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini