Share

9,8 Juta Dosis Vaksin Pfizer dan Sinovac Tiba di Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 01 Januari 2022 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 337 2525829 9-8-juta-dosis-vaksin-pfizer-dan-sinovac-tiba-di-indonesia-luM8M4yNFA.jpeg Menkominfo Johnny G Plate. (Dok Kemenkominfo)

JAKARTA - Sebanyak 9.819.000 dosis vaksin virus corona (Covid-19) tiba di Indonesia. Vaksin jenis Pfizer dan Sinovac itu tiba dalam 3 tahap sekaligus, yaitu ke 184,185, dan 186.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengatakan, kedua jenis vaksin tersebut tiba pada Jumat (31/12) dalam tahap ke-184, vaksin yang tiba pukul 10:.0 WIB yakni Pfizer dalam jumlah 819.000 dosis yang merupakan donasi dari COVAX.

Kemudian dalam tahap ke-185, vaksin yang tiba pukul 13.20 WIB adalah Sinovac berjumlah 6 juta dosis. Vaksin yang sama tiba pada pukul 22:55 WIB dalam jumlah 3 juta pada kedatangan tahap ke-185.

“Untuk vaksin Sinovac merupakan pembelian langsung sebagai upaya pemenuhan kebutuhan vaksin dalam negeri,” ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2022).

Johnny menambahkan, kedatangan ini sekaligus menjadi penutup kedatangan vaksin di tahun 2021 ini. Total vaksin yang datang pada 2021 adalah sebanyak 465.327.165, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi.

Dari total jumlah tersebut, berkat upaya diplomasi pemerintah Indonesia, hampir 100 juta dosis vaksin di antaranya didapat melalui donasi, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral.

“Pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin melalui berbagai skema. Indonesia berhasil menghemat anggaran Rp13 triliun untuk pengadaan vaksin Covid-19 karena efektifnya upaya kerja sama bilateral dan banyaknya bantuan vaksin gratis,” katanya.

Baca Juga : Perihal Vaksin Booster, Pemprov DKI Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat

Johnny memaparkan, hingga saat ini, telah ada lebih dari 112 juta penduduk yang telah divaksinasi lengkap dua dosis. Khusus untuk tenaga kesehatan bahkan lebih dari 87% telah mendapatkan dosis ketiga sebagai booster untuk meningkatkan perlindungan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat ini, lanjutnya, Indonesia sudah memulai vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Awal tahun depan juga akan dimulai pemberian vaksinasi booster untuk beberapa kelompok target sasaran seperti lansia.

“Capaian yang telah diraih ini patut disyukuri, hanya bisa terjadi berkat kerja sama seluruh elemen bangsa, dan yang pastinya berkat dukungan dan peran serta masyarakat,” katanya.

Meski capaian sudah relatif baik, Johnny mengingatkan, agar upaya vaksinasi tidak lantas mengendur. Pemerintah tetap akan meningkatkan percepatan dan perluasan vaksinasi agar lebih memberikan perlindungan kepada bangsa ini.

“Tentu upaya tersebut harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk mau divaksinasi dan juga mengajak saudara, teman, dan orang sekitar untuk mau divaksinasi,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini