Share

Malam Tahun Baru, Kakorlantas Pastikan Tak Ada Penutupan di Tol Jagorawi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 31 Desember 2021 19:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 337 2525745 malam-tahun-baru-kakorlantas-pastikan-tak-ada-penutupan-di-tol-jagorawi-SnynNCwaZc.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BOGOR - Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi memastikan, tidak ada penutupan ruas Tol Jagorawi saat momen libur Tahun Baru. Seluruh kegiatan yang dilakukan lebih kepada kegiatan kemanusiaan dan penyadaran protokol kesehatan.

"Ga ada ya, dari awal kegiatan kita ini kegiatan kemanusiaan dan penyadaran masyarkat. Tidak ada kegiatan penyekatan dan sebagainya, pos peyekatan juga kita tidak dengar selama operasi ya g ada pos pelayanan dan pos pengamanan. Jadi tidak ada penutupan di Jagorawi," kata Firman di Pos Polisi Simpang Gadog, Jumat (31/12/2021).

Baca juga:  Kawal Mobil Mewah ke Puncak, Mobil Dishub Kota Bekasi Kena Tilang

Firman menjelaskan, bahwa semua kegiatan pada titik tertentu sedianya diserahkan kepada daerah masing-masing. Terutama untuk kawasan wisata yang berpotensi terjadi kepadatan atau kerumunan.

"Tapi yang pasti semua tempat priwisata dilakukan upaya dari masing-masing daerah. Beberapa menyatakan tidak kegiatan tahun baru, ada yang sekian persen dan sebagainya itu tegantung dari daerah pada level capaian mereka. Untuk membantu proses kelancaran, titik pariwisata yangg umumnya digunakan masyarakat juga ini diberikan kesempatan daerah masing-masing untuk menentukan apakah akan diberikan atau tidak," ungkapnya.

Baca juga:  Jelang Malam Tahun Baru 2022, Kakorlantas Cek Jalur Puncak

Sebagai contoh, lanjut Firman, ketika dirinya meninjaubke wilayah Jawa Timur di daerah tertentu dan jam tertentu tidak boleh ada kendaraan melintas. Begitu juga di Jakarta seperti Crowd Free Night.

"Di jembatan Suramadu contohnya di jam-jam tertentu sudah mulai ditutup dan banyak lagi. Sekali lagi tempat bertemunya ini yang kita imbau misalnya untuk tidak berkumpulnya orang. Jadi mulai dari imbauan, pemeriksaan prokes ketat dan pembatasan menuju lokasi. Itu macam-macam ada yang ganjil genap, ada yang ditutup sama sekali tujuannya untuk membatasi penyebaran covid," tutup Firman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini