Share

Percepat Reformasi Birokrasi, Mendagri Alihkan 863 Jabatan Struktural Jadi Fungsional

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 31 Desember 2021 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 337 2525726 percepat-reformasi-birokrasi-mendagri-alihkan-863-jabatan-struktural-jadi-fungsional-ooTl54DWGx.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan percepatan penataan birokrasi di lingkungan Kemendagri. Salah satunya merampingkan struktur organisasi Kemendagri melalui penyetaran sejumlah jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional.

"Sebagai konsekuensi atas pelaksanaan (salah satu) dari lima visi Bapak Presiden, di antaranya adalah mengenai reformasi birokrasi. Beliau ingin agar birokrasi pemerintahan kita menjadi lebih ramping dan lebih fleksibel, termasuk Kemendagri dan pemerintahan daerah,โ€ katanya dikutip siaran pers Kemendagri, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga:ย Presiden Jokowi: Sudah Saatnya Wujudkan Birokrasi Berkelas Dunia di Seluruh Indonesia

Kemendagri setidaknya telah mengalihkan 863 pejabat struktural menjadi pejabat fungsional. Kemudian, terdapat 13 pejabat struktural yang mendapatkan promosi, mutasi, meninggal dunia, atau pensiun.

Jumlah tersebut sesuai dengan target pengalihan jabatan yaitu sebanyak 876 pejabat atau 70,02% dari total 1.247 jabatan administrasi eselon III dan IV yang sebelumnya dimiliki Kemendagri.

Baca Juga:ย Mensesneg Tegaskan Presiden Jokowi Belum Berencana Reshuffle Kabinet dalam Waktu Dekat

Tito meminta para pimpinan komponen di lingkungan Kemendagri dan BNPP dapat memanfaatkan keberadaan para pejabat fungsional. Pihaknya mewanti-wanti, jangan sampai para pejabat fungsional ini menjadi beban organisasi karena tidak dimanfaatkan secara optimal.

Berdasarkan pengalamannya di kepolisian, Tito mengungkapkan bahwa efektif atau tidaknya pejabat fungsional sangat bergantung kepada pendayagunaan oleh pimpinan di komponennya masing-masing.

โ€œSecara psikologi pribadi juga mungkin kurang bagus dampaknya, tapi kalau difungsikan mereka mudah-mudahan bisa menjadi solusi untuk merampingkan organisasi yang lebih fleksibel strukturnya,โ€ ujarnya.

Adapun upaya pemanfaatan itu dapat dilakukan dengan menggelar analisis dan evaluasi setiap bulan, serta memberikan tugas kepada pejabat fungsional. Misalnya, dengan mengerahkan para pejabat fungsional untuk terjun ke lapangan dalam membantu mengatasi berbagai persoalan.

"Saya perhatikan di Kemendagri ini kita memerlukan personel yang cukup untuk bermain lapangan,โ€ tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini