Share

Pilih Tinggal di Kontrakkan, Hoegeng Menolak Diberikan Tanah Kavling 2.000 Meter

Fay Cilla, Okezone · Sabtu 01 Januari 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 337 2525617 pilih-tinggal-di-kontrakkan-hoegeng-menolak-diberikan-tanah-kavling-2-000-meter-hcu1MGE8s8.jpg Hoegeng (Foto: Ist)

HOEGENG, pria yang lahir pada 14 Oktober 1921 merupakan sosok teladan bagi polisi Tanah Air. Sifatnya yang sederhana dan disiplin merupakan ciri khas dari dirinya yang masih dikenang hingga saat ini.

Banyak kisah yang meliputi sifat kesederhanaannya, salah satunya saat ia menjabat sebagai Kapolri. Ia memiliki hak untuk mendapatkan rumah dinas, namun tidak diambil.

Baca Juga:  Arti Kebenaran dalam Pandangan Hoegeng Imam Santoso

Bahkan, saat diberi sebuah mobil terbaru oleh salah satu perusahaan, ia berikan pada temannya dan ia juga memiliki hak atas tanah 2.000 meter yang diberikan negara semasa ia masih menjabat sebagai Kapolri, dan kembali lagi tidak Hoegeng ambil.

Dikutip dari buku Hoegeng Polisi dan Mentri, Didit ingat saat ayahnya menjadi Kapolri waktu itu, Hoegeng berhak mendapatkan 2.000 meter persegi di Komplek Polri Ragunan, namun Hoegeng menolak dan memilih untuk tinggal di rumah miliknya yang disewa itu.

Baca Juga:  Hoegeng Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas, Bingung Uang Kontrakan Selalu Ditolak Pemilik

Tidak hanya saat menjadi Kapolri Hoegeng seperti itu, saat ia menjabat sebagai Menteri Iuran Negara ia juga tidak tinggal di rumah dinas yang merupakan haknya sebagai menteri.

Sumber: Buku Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini