Share

Masuk Tahap Penyidikan, Polisi Beberkan Kronologi Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 31 Desember 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 337 2525430 masuk-tahap-penyidikan-polisi-beberkan-kronologi-dugaan-ujaran-kebencian-habib-bahar-MgAFJDHxWs.jpg Habib Bahar/ Okezone

BANDUNG - Polda Jabar sudah menaikan status kasus ujaran kebencian yang dilakukan Habib Bahar bin Smith dari sebelumnya tahapan penyelidikan kini masuk ke penyidikan . Bahkan, Polda Jabar pun sudah melayangkan surat panggilan kepada Bahar untuk menjalani pemeriksaan Senin pekan depan.

(Baca juga: Heboh! Video Mirip Habib Bahar Berendam dan Merokok di Jacuzzi, Denny Siregar: Jualan Agama Enak Ya!)

Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Arif Rachman membeberkan bahwa kasus yang menjerat pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin ini berkaitan dengan ujaran yang mengandung kebencian yang disampaikan Bahar saat berceramah di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung.

"Kronologi berawal dari adanya ceramah BS (Bahar Smith) pada tanggal 11 Desember 2021 di Margaasih Kabupaten Bandung," ujar Arif di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (31/12/2021).

Arif melanjutkan, ujaran kebencian yang disampaikan Habib Bahar kemudian menjadi konten dan diunggah di media sosial hingga viral dan menuai beragam respons dari warganet.

"Kemudian di-upload, di-upload ke dalam satu akun YouTube dan kemudian disebarkan, ditransmisikan sehingga viral di media sosial," bebernya.

Sejauh ini kata dia, pihaknya sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi. Tercatat ada 21 saksi ahli yang sudah dimintai keterangan, mulai dari saksi ahli bidang agama, bahasa hingga kedokteran forensik.

"Kami juga melakukan pemeriksaan ahli secara maraton dengan tim sebanyak 21 orang ahli yang sudah kami periksa terdiri dari ahli agama, bahasa, pidana, ITE, sosiologi dan ahli kedokteran forensik," paparnya.

Bahkan, tambah Arif, jika diakumulasikan, total saksi yang dimintai keterangan sudah mencapai 34 orang. Kedepan, penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar dan Ditreskrimsus Polda Jabar akan memeriksa saksi lainnya secara marathon.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Simpulan penyidik tim penyidik gabungan Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jabar dan dibackup Bareskrim Mabes Polri memeriksa 34 saksi. Adapun rencana tindak lanjut tentunya kami terus bekerja secara simultan untuk melakukan pemeriksaan pemeriksaan lain yang relevan dengan pidana yang terjadi," tandasnya.

Sekadar diketahui, Habib Bahar dijerat dugaan tindak pidana menyebar informasi untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok berdasarkan SARA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini