Share

Edan! Guru Cabul Herry Wirawan Perkosa Santriwati di Depan Istri, Reaksinya Mencengangkan

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 31 Desember 2021 00:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 337 2525259 edan-herry-wirawan-perkosa-santriwati-di-depan-istri-apa-reaksinya-dcEpeNKpo9.jpeg Herry Wirawan, guru pesantren perkosa belasan santrinya. (Foto: Istimewa)

BANDUNG - Terungkap fakta mengejutkan terkait perilaku bejat Herry Wirawan. Herry merupakan oknum guru sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Madani Boarding School di Kota Bandung yang memperkosa belasan santriwati.

Selain memperkosa belasan santriwatinya hingga hamil dan melahirkan, Herry juga ternyata melakukan pemerkosaan tersebut di hadapan istrinya sendiri. 

Fakta tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus tindak pidana asusila yang dilakukan Herry Wirawan yang menghadirkan sejumlah saksi, termasuk istri Herry di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (30/12/2021). 

"(Istri) mengetahui. Bahkan, istri pelaku mendapati suaminya saat malam mereka (Herry dan korban) tidur bareng. Naik ke atas, tiba-tiba mendapati si pelaku itu sedang melakukan perbuatan tidak senonoh dengan korban, gak bisa apa-apa itu istrinya," ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Asep N Mulyana. 

Asep yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang tersebut juga mengungkapkan bahwa istri Herry mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Menurutnya, Herry telah mencuci otak istrinya, termasuk korban-korbannya, sehingga mereka tak bisa berbuat banyak saat diperlakukan tidak senonoh. 

Baca juga: Herry Wirawan Catut Nama Keluarga, Uang Yayasan Dipakai Sewa Hotel Perkosa Santriwati

"Jadi begini, ketika ada perasaan seorang perempuan ya, ada kemudian curiga dan perasaan yang tidak enak di hatinya ketika tadi sama pelaku, pelaku itu menjawab 'itu urusan saya suami, ibu ngurus rumah dan ngurus anak-anak, selesai'," ujar Asep menirukan jawaban istri Herry di persidangan. 

Selain mengetahui perbuatan bejat suaminya, sambung Asep, istri Herry juga disebut turut serta mengurusi bayi dari santriwati yang telah melahirkan. Diketahui, tercatat ada sembilan bayi yang dilahirkan akibat perbuatan Herry, bahkan salah seorang santriwati bahkan sempat melahirkan dua kali.  

"Karena kondisi yang otak dibekukan tadi, sehingga dia pun akhirnya nurut, termasuk ketika disuruh oleh pelaku itu untuk mengurus anak yang sebenarnya dilahirkan dari akibat perbuatan pelaku," katanya. 

Lebih lanjut Asep mengatakan, perbuatan biadab Herry Wirawan tergolong sebagai kejahatan sangat luar biasa. Pasalnya, Herry telah mencuci otak seluruh korban-korbannya, termasuk istrinya sendiri. Sehingga, korban dan istrinya selalu menuruti apapun keinginan Herry. 

"Perbuatan terdakwa ini itu termasuk dalam kategori ancaman psikis. Jadi, membekukan otak korban, sehingga secara sukarela mau melakukan apapun yang dilakukan oleh pelaku, jadi bukan hanya trauma saja," jelasnya. 

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Kondisi tersebut membuat para korban tak mau angkat suara. Bahkan, Asep menyebut Herry telah merusak fungsi otak korban dan istrinya hingga mereka tak bisa membedakan perbuatan yang salah dan benar.

"Jadi kalau temen-temen menganggap kenapa ini baru terungkap sekarang? Kenapa istrinya tak melapor? Itu kejadiannya seperti itu. Jadi di dalam istilah psikologi itu ada dirusak fungsi otaknya, sehingga orang tidak bisa membedakan mana itu benar dan salah, boro-boro melapor atau menyampaikan," bener Asep.  

Disinggung cara yang dilakukan Herry untuk mencuci otak korban dan istrinya, Asep menjelaskan, Herry seolah-olah memberikan iming-iming kepada korban dan menuntut korban untuk memenuhi kebutuhan hasrat seksualnya. 

"Pelaku ini memberi korban (perkataan) 'saya kan sudah memberi kamu ini, saya beri kamu pekerjaan gratis, tolong dong' kasarnya begitu. 'Kamu juga memahami kebutuhan saya, keinginan saya' dan seterusnya," kata Asep. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini