Share

Arti Kebenaran dalam Pandangan Hoegeng Imam Santoso

Fay Cilla, Okezone · Jum'at 31 Desember 2021 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 337 2525095 arti-kebenaran-dalam-pandangan-hoegeng-imam-santoso-Tp43CfNesr.jpg Hoegeng bersama istri (Foto: istimewa)

JAKARTA - Hoegeng Imam Santoso merupakan salah satu tokoh Kepolisian Negara yang terkenal paling jujur, hingga mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid sempat menjadikannya humor bahwa hanya ada 3 polisi jujur di negara ini: polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng.

Hoegeng sempat menjabat menjadi Kapolri ke-5, Menteri Iuran Negara, dan jabatan lainnya.

Tapi menurut Hoegeng itu hanyalah sebuah hasil dari kebeneran yang ia terapkan pada kehidupannya. Sebenarnya definisi kebenaran menurut Hoegeng dapat diartikan sebagai dua “Kebenaran”. Ialah kebenaran yang berarti kebenaran dan “kebeneran” yang berarti sebuah kebetulan.

Sebab kebeneran, kata dia, terkadang ada kalanya tak perlu dicapai dengan sebuah kerja keras dan usaha sungguh-sungguh.

Seperti saat Hoegeng menjabat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia, di mana ia tidak sengaja bertemu dengan Jenderal Nasution, yang kemudian merekomendasikan Hoegeng sebagai Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia.

Baca juga: Hoegeng Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas, Bingung Uang Kontrakan Selalu Ditolak Pemilik

Hoegeng saat itu masih lontang-lantung setelah penugasannya dari Medan. Hoegeng menganggap itu adalah sebuahkebeneran, dikutip dalam buku Hoegeng Polisi dan Mentri.

Baca juga: Cerita Hoegeng Difitnah dan Selamat Berkat Sebuah Buku

“Meski demikian Mas Dharto, janganlah menjadi orang yang selalu “kebeneran” atau kebetulan, tetapi jadilah orang yang benar. Karena, selain kebenaran itu hanya sesaat, juga adakalanya berdampak negatif di kemudian hari bagi orang tersebut. Kebeneran itu belum tentu sebuah kebenaran," kata dia. (fkh)

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini