Share

Gunakan KRI Parang, TNI AL Tarik Kapal Pengungsi Rohingya dari Tengah Laut

Riezky Maulana, iNews · Kamis 30 Desember 2021 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 337 2525048 gunakan-kri-parang-tni-al-tarik-kapal-pengungsi-rohingya-dari-tengah-laut-RUfWXdBgMb.jpg Dengan menggunakan KRI Parang, TNI AL menarik kapal pembawa pengungsi Rohingnya dari perairan Bireun, Aceh. (Ist)

JAKARTA - TNI AL menggunakan KRI Parang-647 menarik kapal pengungsi Rohingya dari Perairan Bireun menuju Pelabuhan Kruengkeukuh Kota Lhokseumawe, Aceh. Kapal tersebut diketahui membawa lebih dari 100 orang.

Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojo menuturkan, lokasi ini dipilih mengingat perlunya sarana labuh, sterilisasi lokasi untuk pemeriksaan kesehatan dan penegakan protokol kesehatan (prokes). Hal itu agar tidak terjadi keramaian yang dapat mengganggu jalannya proses.

Ia mengatakan, penarikan telah dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi. Menurut dia, upaya itu dilakukan setelah kondisi cukup terang dan aman untuk proses pengikatan dan penarikan kapal di tengah ombak laut lepas.

"Estimasi akan tiba di Pelabuhan Kruengkeukuh Lhokseumawe sekitar pukul 18.30 WIB," tutur Julius, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga : Pemerintah Tampung Pengungsi Rohingya yang Terkatung-Katung di Perairan Bireun

Ia melanjutkan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono telah memerintahkan unsur dan prajuritnya untuk melaksanakan penarikan. Tindakan tersebut didasari pemenuhan unsur kemanusiaan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memutuskan menampung pengungsi Rohingya yang terapung-apung di perairan Bireun, Aceh. Keputusan diambil karena alasan kemanusiaan mengingat sebagian besar pengungsi adalah anak-anak dan perempuan.

"Pemerintah Indonesia pada hari ini Rabu, 29 Desember 2021 memutuskan atas nama kemanusiaan, akan menampung pengungsi Rohingya yang saat ini terapung-apung di atas sebuah kapal di lautan dekat Kabupaten Bireuen, Aceh," ujar eputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Armed Wijaya, Selaku Ketua Satgas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (PPLN) Pusat, Rabu (29/12/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini