Sketsa Wajah Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Disebar, Polisi Targetkan Kasus Terbongkar Awal 2022

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 29 Desember 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 337 2524216 sketsa-wajah-pelaku-terungkap-polisi-targetkan-pembunuhan-ibu-anak-di-subang-terungkap-awal-2022-ixtDpRwGI9.jpg Sketsa wajah pembunuh ibu dan anak di Subang. (Foto: Agung Bakti)

BANDUNG – Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Ke Yani Sudarto polisi mengungkapkan alasan pihaknya masih kesulitan mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang. Meski begitu, polisi menargetkan pengunkapan pelaku pembunuhan Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu pada awal 2022.

"Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi? karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti," ujar Yani di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (29/12/2021).

Perkembangan terbaru berdasarkan keterangan saksi potensial, Ditreskrimum Polda Jabar telah mengantongi sketsa wajah yang diduga kuat pelaku pembunuhan sadis itu.

"Kami sudah melakukan langkah memeriksa saksi potensial dan mendapatkan sketsa wajah dari terduga yang potensial dalam kasus tersebut. Sketsa wajah ini hasil dari tim Inafis Bareskrim," ujarnya.

Baca juga: Sketsa Wajah Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Terungkap! Ini Foto dan Ciri-Ciri Pelaku

Yani memperlihatkan salinan sketsa wajah yang diduga kuat pelaku pembunuhan kepada puluhan awak media yang hadir dalam kegiatan tersebut. Meski keterangan yang tertera dalam salinan sketsa tidak jelas, namun terlihat bahwa pelaku merupakan seorang pemuda menggunakan kemeja flanel hitam dan putih.

Sejak peristiwa pembunuhan itu terungkap, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga lima kali, autopsi dua kali, hingga memeriksa 69 saksi.

"69 saksi yang diperiksa 15 di antaranya dari keluarga, 11 saksi yang saat itu melintas di TKP, 32 saksi untuk menentukan alibi, sedangkan 11 saksi lain tidak berhubungan dengan peristiwa, tapi diambil keterangannya," jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun telah melakukan tujuh pemeriksaan saksi ahli, analisa informasi teknologi (IT), termasuk analisa kamera pengawas (CCTV) sebanyak 40-50 CCTV yang terpasang di jalan sepanjang 50 kilometer.

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana menargetkan kasus pembunuhan sadis tersebut bakal terungkap awal 2022. Dia mengakui, dalam mengungkap perkara, memang tidak selalu cepat.

"Memang dalam pengungkapan satu perkara itu tergantung bukti-buktinya, ada yang cepat dan lama, seperti kasus perampokan My Bank itu cepat. Untuk kejadian di Subang mohon doanya, target saya awal tahun ini penyidik sedang mengumpulkan fakta-faktanya. Mohon kesabarannya, saya berkomitmen terhadap kasus ini," kata Suntana di tempat yang sama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini