Share

Deretan Kasus Penganiayaan Balita yang Viral, Nomor 1 Gegara Habiskan Makanan

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 29 Desember 2021 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 28 337 2523975 deretan-kasus-penganiayaan-balita-yang-viral-nomor-1-gegara-habiskan-makanan-z4pZWGHaod.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Seorang balita sudah selayaknya mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang terdekat. Namun, beberapa waktu lalu, beredar di media sosial video balita dianiaya oleh orang terdekatnya bahkan orang tuanya sendiri. Berikut beberapa kasus penganiayaan balita yang sempat viral di jagat maya.

1.  Padang Lawas Utara, Sumatera Utara

Sepasang pasutri di Sumatera Utara, KH dan RH, tega menganiaya anak lelakinya yang berusia 5 tahun. Kedua pelaku merupakan warga Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Penganiayaan dilakukan lantaran pelaku kesal melihat korban kerap menghabiskan makanan. Tindakan ini telah dilakukan sejak November 2021. KH dan RH kerap memukul korban menggunakan alat hingga mencubit.

Kakak kandung korban, NH (7) juga ikut menganiaya dengan menyulutkan api obat anti nyamuk ke sekujur tubuh. Akibat aksi tersebut, korban menderita luka bakar di sekujur tubuh.

Baca juga: Pasutri yang Aniaya Anaknya Usia 5 Tahun Ditetapkan Tersangka

Mapolres Tapanuli Selatan menerapkan hukuman atas Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap KH dan RH. Sementara NH diterapkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

2. Bitung, Sulawesi Utara

Sebuah akun Facebook berinisial GL membagikan video tentang perlakuan 3 wanita yang tidak berperikemanusiaan di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Tiga wanita ini berinisial IS, MK, dan SM. Video yang berdurasi 26 detik itu memperlihatkan ketiga wanita tersebut secara bergantian menggendong balita dengan kasar.

Baca juga: Bupati Mura Tanggung Biaya Operasi Pelajar yang Dianiaya Teman Sekolah

Mereka mengangkat balita naik turun hingga membantingnya ke atas kasur. Meski sang balita menangis berulang kali, perempuan yang mengenakan kaos hitam malah mengangkat balita tersebut dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah, serta digerakkan naik turun. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/12/2021) sore. Ketiga pelaku berhasil diamankan Polres Bitung lewat Tim Tarsius Presisi Polres Bitung, Senin sore (27/12/2021) di wilayah Kecamatan Matuari, Kota Bitung.

3. Malang, Jawa Timur

Seorang balita berinisial N (2,5) di Kota Batu dianiaya oleh calon ayah tirinya, W (25). N merupakan anak perempuan dari C (19) warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Malang. N kemudian dibawa ke

Rumah sakit. Saat diperiksa, N mengalami luka di sekujur tubuhnya, baik luka lama, baru, maupun infeksi. Diduga luka tersebut merupakan bekas siraman air panas hingga sundutan rokok.

W berhasil diringkus Polres Batu usai kasus tersebut dilaporkan pada Sabtu (23/10/2021). Akibat perbuatannya, W dijerat Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 atau Pasal 80 UU RI 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.

Baca juga: Pelajar Kelas 5 SD Koma Usai Dianiaya Teman Sekolahnya

4. Surabaya, Jawa Timur

Seorang balita laki-laki, MTP (4), di Surabaya, Jawa Timur, tewas lantaran dianiaya ibu kandungnya, AS.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana mengungkapkan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Selasa (9/11/2021) pukul 17.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, di bagian wajah, punggung, dan paha MTP terdapat luka lebam akibat pukulan.

Baca juga: Viral Pegawai Rutan Aniaya Santri di Madina, Pelaku Tak Berkutik Ditangkap

Motif penganiayaan diduga lantaran pelaku emosi dan kesal melihat MTP yang sering buang air besar di celana dan mengganggu adiknya. AS ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan dijerat Pasal 80 Ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 44 Ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini