Share

Kapal Pengangkut Pekerja Migran Ilegal Tenggelam di Malaysia, Polisi Tangkap 2 Tersangka

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 27 Desember 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 337 2523308 kapal-pengangkut-pekerja-migran-ilegal-tenggelam-di-malaysia-polisi-tangkap-2-tersangka-Mr5T8mzHB8.jpg Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. (Foto : MNC Portal Indonesia/Felldy Utama)

JAKARTA - Pihak kepolisian telah menangkap dua tersangka yang diduga mengirimkan puluhan pekerja migran ilegal buntut insiden kapal tenggelam di perairan Malaysia beberapa waktu lalu. Kapal itu diketahui mengangkut puluhan warga negara Indonesia (WNI).

"Dua orang diduga sebagai pelaku tindak pidana perlindungan pekerja migran Indonesia, sebagai perekrut TKI tersebut," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Ramadhan menjelaskan, tersangka pertama berinisial JI diamankan di wilayah Kelurahan Batu Besar, Batam, Kepulauan Riau. JI diduga merekrut lima orang yang ikut dalam rombongan kapal tersebut. Dari lima orang yang diberangkatkan JI, terdapat empat korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya kapal itu.

Tersangka kedua berinisial AS diamankan polisi usai merekrut empat TKI secara ielgal. Dari empat orang tersebut, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Jadi sampai saat ini ada dua tersangka yang diamankan penyidik. Saat ini masih pendalaman, masih proses untuk menindaklanjuti sampai sejauh mana perekrutan secara ilegal," ujar Ramadhan.

Dalam perkara ini, penyidik menjerat dengan pasal dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Tindak Pidana Perlindungan Pekerja Migran. Namun demikian, kata dia, nantinya penyidik juga akan menggunakan Pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang untuk mendalami kasus itu.

Baca Juga : 11 Jenazah TKI Ilegal Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Tiba di Batam

"Ini juga akan kami angkat sebagai tindak pidana perdagangan orang. Tapi ini kami dalami. Saat ini penyidik baru menerapkan pasal penempatan dan perlindungan pekerja migran secara ilegal. Indikasinya ada (perdagangan orang)," ucap Ramadhan.

Sebagaimana diketahui, dalam insiden itu terdapat 14 orang yang selamat dan 8 di antaranya diamankan oleh otoritas Malaysia sebagai pengunjung ilegal.

Total ada 60 imigran dari Indonesia yang diangkut oleh kapal tersebut. Kementerian Luar Negeri Indonesia pun mengakui bahwa kapal yang tenggelam itu adalah migran ilegal. Sebanyak 21 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini