Share

Hadapi Nataru dan Omicron, Mendagri-Menkes Rakor dengan Kepala Daerah

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 27 Desember 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 337 2523299 hadapi-nataru-dan-omicron-mendagri-menkes-rakor-dengan-kepala-daerah-UvWfL6UdCj.jpg Mendagri Tito Karnavian dan Menkes Budi Gunadi rakor dengan kepala daerah bahas penanggulangan Covid-19 saat Nataru. (Foto : MNC Portal/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi dengan kepala daerah terkait kesiapan penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19) di masa Nataru dan penanganan varian Omicron.

Selain Tito, rapat koordinasi tersebut dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan jajaran pejabat utama Kemendagri.

"Siang ini kita melaksanakan rakor dengan seluruh kepala daerah dan jajarannya serta jajaran dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Ada delapan pos lintas batas yang ada di kita, semua hadir tadi," ucap Tito saat jumpa pers di Gedung Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2021).

Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ini menjelaskan, rapat tersebut sekaligus menyampaikan arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas kemarin malam agar daerah mempersiapkan diri pada periode Nataru dan Omicron.

"Intinya adalah kita mengelola pandemi di masa Nataru karena kita tahu Nataru ini ada potensi kerumunan masyarakat akibat mobilitas tinggi sehingga kita tidak ingin seperti tahun lalu terjadi ledakan," tuturnya.

Baca Juga : Menkes Ungkap Banyak Masyarakat Tak Disiplin Gunakan PeduliLindungi saat Bepergian

Di samping itu, Tito meminta kepala daerah beserta Forkopimda selalu berkoordinasi bila terjadi skenario terburuk di masa Nataru dan karena varian Omicron ini.

Tito meminta daerah tegas menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sektor-sektor yang berpotensi terjadi kerumunan.

Selanjutnya, Tito meminta kepala daerah dan aparat tegas melarang adanya kegiatan yang menyebabkan kerumunan seperti perayaan-perayaan, pawai, arak-arakan, dan lain sebagainya.

Dia juga ingin ada pengetatan pemeriksaan di Pos Lintas Batas Nasional (PLBN) yang ada di sejumlah wilayah di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini