Share

BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Sejumlah Wilayah Perairan Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 25 Desember 2021 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 337 2522440 bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-6-meter-di-sejumlah-wilayah-perairan-indonesia-4uw1MhZ5bZ.jpg Foto: Illustrasi freepick

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Tinggi gelombang mulai dari 1.25 sampai dengan 6 meter.

BMKG mengatakan peringatan dini ini dikeluarkan melihat adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4- 25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 4-30 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Wakatobi, Laut Banda, Perairan Kep. Kai - Aru, Perairan Kep. Tanimbar dan Laut Arafuru,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (25/12/2021).

Baca juga:  Nelayan di Sangihe Sulut Diminta Waspadai Gelombang Tinggi saat Melaut

Tinggi Gelombang 1.25-2.50 meter (sedang) berpeluang terjadi di Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeuluehingga Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh Hingga Kep Mentawai, Perairan Bengkulu-Enggano-Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Sumba Samudra Hindia Selatan Banten Hingga NTT.

Kemudian, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Perairan P. Sawu-Kupang-P. Rotte, Selat Sumba Bagian Barat, Selat Sape Bagian Selatan-Laut Sawu -Selat Ombai, Perairan Utara dan Selatan Flores, Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep Anambas Hingga Kep. Natuna Perairan Kep. Selayarperairan Kep Selayar.

Baca juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Selain itu, Laut Flores, Perairan Baubau-Wakatobi, Laut Sulawesi Bagian Timur, Perairan Kep. Sangihe Hingga Kep Talaud, Perairan Bitung-Likupang-Kep. Sitaro, Laut Maluku, Laut Banda Bagian Utara, Perairan Selatan P. Buru – Seram, Perairan Halmahera-Laut Halmahera, Perairan Fakfak-Kaimana, Perairan Amamapere, Perairan Utara Papua Barat – Papua, Perairan Kep. Sermata -Leti, Perairan Utara Kep. Kai-Aru, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Tinggi gelombang 2.50-4.0 m (tinggi) berpeluang terjadi di Laut Banda Bagian Selatan Perairan Kep Babar-Tanimbar, Perairan Selatan Kep Kai hingga Kep. Aru. Dan tinggi gelombang 4.0-6.0 m (sangat tinggi) berpeluang di Laut Arafuru Bagian Tengah dan Timur.

BMKG pun mengingatkan agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m),

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini